BPJS Press Gathering PJS Ketenagakerjaan Dengan Media Dukung Aggresive Growth Tahun 2019

untuk mendapatkan perlindungan kerja. Negara hadir untuk memenuhi hal itu melalui BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Press Gathering PJS Ketenagakerjaan Dengan Media Dukung Aggresive Growth Tahun 2019
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Press Gathering BPJS Ketenagakerjaan Banuspa bersama awak media di Hotel Alana, Yogyakarta, Kamis (17/10/2019) 

Press Gathering PJS Ketenagakerjaan Dengan Media Dukung Aggresive Growth Tahun 2019, Apa Saja Hal yang Dibahas?

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua menggelar Press Gathering bersama awak media dalam rangka mendukung Aggresive Growth BPJS Ketenagakerjaan tahun 2019.

Press Gathering tersebut digelar di Hotel Alana Yogyakarta, berlangsung selama tiga hari, 17 hingga 19 Oktober 2019. Selain sharing dan diskusi kegiatan ini juga diisi dengan kegiatan outing ke Kawasan Gunung Kidul.

Ketua Panitia Press Gathering, Gede Putu Lasman dalam laporannya, pada seremoni pembukaan, Kamis (17/10/2019) mengatakan, ada 27 media yang terlibat dalam Press Gathering tersebut

Melalui Press Gathering tersebut BPJS Ketenagakerjaan ingin membangun hubungan yang erat dengan awak media dalam rangka memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya mendapatkan perlindungan dari seluruh program BPJS Ketenagakerjaan.

Empat pembicara yang dihadirkan dalam Press Gathering tersebut antara lain, I Putu Gede Laxman Asdep direktur wilayah bidang umum & SDM, Mohamad Irfan Asdep direktur wilayah bidang kepesertaan dan Erfan kurniawan Asisten deputi direktur hubungan bidang masyarakat dan Sang made sumadi A.
Asdep Direktur wilayah bidang pelayanan.

Press Gathering dibuka oleh Assisten Deputi Humas, Erfan Kurniawan. Dalam sambutannya, Erfan menegaskan masyarakat pekerja perlu tahu dan paham bahwa mereka punya hak untuk mendapatkan perlindungan kerja. Negara hadir untuk memenuhi hal itu melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Dijelaskannya, BPJS Ketenagakerjaan juga tak pernah berhenti meningkatkan pelayanan dan manfaat tanpa menaikan iuran. Oleh karena itu ia ingin agar masyarakat tahu dan paham manfaat yang akan diperoleh masyarakat dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Jadi kehadiran media tentu sangat penting untuk menyampaikan kepada masyarakat pekerja berbagai program BPJS Ketenagakerjaan dan manfaatnya bagi mereka," ujar Erfan.

Lanjut Erfan, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan jaminan beasiswa kepada anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat ini melengkapi benefit yang telah ada seperti jaminan kecelakaan kerja, kematian, pensiun dan hari tua.

Ditegaskannya, beasiswa tersebut untuk membiayai pendidikan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Menonjolnya, beasiswa akan dinaikkan menjadi 170 juta, melonjak signifikan dari sebelumnya hanya 12 juta.

Salah satu hal penting yang ditanyakan oleh beberapa wartawan dalam sesi tanya jawab yakni bagaimana sikap BPJS Ketenagakerjaan terhadap perusahaan-perusahaan yang 'bandel', tidak mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan perusahaan yang membuat laporan fiktif gaji karyawan.

Menjawab hal itu, Muhamad Irfan, Asisten Deputi wilayah Bidang Kepesertaan dan Kepesertaan sampai saat ini memang masih ada perusahaan yang tidak mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Victor Laiskodat Diminta Jadi Menteri Kabinet Jokowi Maruf

Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Dua Kota di NTT Berpotensi Terjadi Hujan Lokal

Anda Ingin Berlayar Hari Ini ke Larantuka menggunakan Kapal Feri, Ini Jadwalnya!

Ditegaskannya, BPJS Ketenagakerjaan terus sosialisasi dan mengajak semua perusahaan dan masyarakat agar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemda setempat, Kejaksaan dan Kepolisian.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved