Kamis, 9 April 2026

Renungan Kristen Protestan

Renungan Kristen Protestan 17 Oktober 2019: Belajar Pada Kaktus

"Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia..." (ay. 28)

Editor: Ferry Jahang
POS KUPANG/ISTIMEWA
Pdt. Yulian Widodo adalah pendeta GMIT dan Ketua Klasis Amanuban Timur Selatan serta Mahasiswa Pasca Sarjana UKAW 

Renungan Kristen Protestan 17 Oktober 2019
Pdt. Yulian Widodo, Sth

Belajar Pada Kaktus
Roma 8 : 26 - 30

"Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia..." (ay. 28)

Tanaman Kaktus sangat berbeda karakternya. Kaktus adalah tumbuhan yang banyak hidup di tempat yang gersang dan panas serta sedikit air bahkan ia bisa hidup di padang pasir sekalipun.

Kaktus dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. untuk menyesuaikan diri itu,

maka duri yang selama ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tanaman kaktus ternyata merupakan daun yang mengalami perubahan bentuk demi menyesuaikan dengan lingkungannya.

Bentuk adaptasi lain adalah akar yang sangat panjang akar yang panjang itu berfungsi untuk membantu Kaktus mencari sumber air.

Cara bertahan tanaman Kaktus dapat menjadi inspirasi bagi kita. Ketika musim kemarau melanda berbagai tempat termasuk NTT, maka mental seperti kaktus perlu kita kembangkan.

Walaupun hidup di daerah yang selalu dilanda kesulitan air karena kemarau namun kita harus tetap bisa menikmati kehidupan tanpa mencari kambing hitam.

Kadang orang Kristen tidak berpikir bahwa setelah Allah menciptakan alam semesta, IA kemudian membiarkan alam berjalan sendiri menurut hukumnya sendiri. Pandangan ini tentu saja keliru besar. Sebab Allah tidak pernah berhenti bekerja.

Ini yang disaksikan oleh rasul Paulus bahwa dalam keintiman orang percaya dengan Allah maka tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah.

Apapun boleh saja terjadi, baik suka maupun duka, namun itu tidak akan pernah memisahkan kita dari kasihNya.

Kemarau boleh saja terjadi, tapi Allah selalu bekerja, baik saat hujan maupun kemarau. Itulah sebabnya kita paham sekarang bahwa

"Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia"

Jika tanaman Kaktus IA ciptakan dengan segala kemampuan untuk bertahan di padang gurun sekalipun apalagi manusia yang begitu Ia cintai karena serupa dan segambar denganNya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved