Torakur dan Olahan Kelor Diperkenalkan di Tesbatan Kabupaten Kupang, Yuk Simak !

Cara pembuatannya pun tergolong mudah, dimana tomat direbus bersama gula kemudian dikeringkan sampai kadar air kurang lebih mencapai 25%.

Torakur dan Olahan Kelor Diperkenalkan di Tesbatan Kabupaten Kupang, Yuk Simak !
Program Studi Teknologi Pangan (TPG) Politeknik Pertanian Negeri Kupa
Anggota KWT Baru Terbit bersama para Pemateri dan produk hasil olahan 

Torakur dan Olahan Kelor Diperkenalkan di Tesbatan Kabupaten Kupang

POS-KUPANG.COM| KUPANG-- Kelompok Wanita Tani Baru Terbit di Tesbatan-Kupang Barat boleh berbangga mendapat kunjungan sekaligus ilmu pengolahan dari para Dosen, teknisi dan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan (TPG) Politeknik Pertanian Negeri Kupang dalam kegiatan pengabdian melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2019.

Dalam kegiatan ini diajarkan berbagai olahan pertanian berdasarkan potensi lokal setempat, diantaranya permen cabai, bubuk cabai, saos tomat, cake kelor, tortila jagung, teh kelor, mie kelor, VCO, sukade pepaya, pisang menggulu, sirup jambu mete, abon jambu mete serta torakur (tomat rasa kurma).

Kelompok Wanita Tani Baru Terbit terdiri dari 17 ibu rumah tangga yang selain mengurus rumah tangga juga ikut mendampingi suami yang berprofesi sebagai petani.

Hasil pertanian berupa kol, cabe, tomat, sayur-sayuran, dan tanaman perkebunan lainnya biasanya dijual langsung dalam bentuk segar.

Melalui kegiatan ini diharapkan hasil panenan dapat diolah lebih lanjut untuk peningkatan nilai ekonomis dan juga untuk penanganan hasil panen yang berlimpah, seperti yang saat ini sedang terjadi dimana harga jual tomat yang rendah di pasaran.

Ketua kegiatan PKM Prodi TPG Politani, Ir Kartiwan, MP memaparkan potensi luar biasa dari Desa Tesbatan akan hasil-hasil pertanian dalam bentuk segar, sehingga menjadi modal kuat bagi ibu-ibu setempat untuk pengolahan lanjutan guna peningkatan ekonomi keluarga.

Dari banyak olahan yang diajarkan, Torakur menjadi salah satu produk yang disukai oleh peserta pelatihan, karena rasa nya yang manis dan legit mirip seperti kurma disertai rasa asam yang menyegarkan, cocok untuk dikonsumsi pada musim panas seperti saat ini.

Cara pembuatannya pun tergolong mudah, dimana tomat direbus bersama gula kemudian dikeringkan sampai kadar air kurang lebih mencapai 25%.

Selain torakur, olahan kelor juga menjadi primadona, karena cara pembuatan yang sederhana namun memiliki nilai gizi dan peningkatan nilai ekonomis produk yang besar.

Viral Mulan Jameela Jawab Misteri Lirik Lagu Makhluk Tuhan Paling Seksi, Ini yang Dilakukan Netter

Kejari TTS Musnahkan Barang Bukti Ganja dan Pidana Umum lainnya

Soal Penahanan Kades Manamas, Pemda Segera Surati Kejaksaan Negeri TTU

Dengan dikeluarkan revolusi pengembangan kelor di NTT oleh Gubernur Viktor Laiskodat, maka berbagai olahan kelor yang telah diajarkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan menjadi sumber penghasilan keluarga. (*/release dari Program Studi Teknologi Pangan (TPG) Politeknik Pertanian Negeri Kupang )

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved