Pilkades Sikka, Bupati Wanti-wanti Ijazah Palsu

Menjelang pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sikka, Bupati mulai wanti-wanti Ijazah Palsu

Pilkades  Sikka, Bupati  Wanti-wanti  Ijazah Palsu
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Rakor Pilkades serentak, Selasa (15/2019) di Aula Kantor Bupati Sikka, Kota Maumere, Pulau Flores 

Menjelang pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sikka, Bupati mulai wanti-wanti Ijazah Palsu

POS-KUPANG.COM | MAUMERE -  Pemilihan kepala  desa  ( Pilkades) serentak 32  calon  kepala desa  di  Kabupaten Sikka,  Pulau   Flores dihelat tanggal  22  November  2019.

Jelang   pesta  demokrasi masyarakat  di  desa memilih  calon  pemimpinya,  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo,  mengingatkan   panitia  pengawas  mengawasi  seluruh proses awal, pemilihan hingga penetapan calon kepala kades terpilih.

Dinas PUPR Uji Bangunan Publik di Manggarai, Ini Tujuannya

“Panitia harus cek  benar kelengkapan administrasi sebelum penetapan para calon.  Jangan sampai setelah terpilih baru ada pengaduan soal ijazah  palsu dan kelengkapan administrasi  yang lainnya,”  kata   Roby Idong, sapaan  Fransiskus  Roberto  Diogo,  Selasa  (15/10/2019)  dalam  Rakor  Pilkades  di Aula  Kantor  Bupati  Sikka.

Dinas  PPO Sikka, diingatkan  Roby,  tidak lagi mengeluarkan ijazah  yang tidak melalui  prosedur yang benar.

“Dinas  PKO harus kerja maksimal periksa  semua  kelengkapan dan syarat adminsitrasinya. Jangan  sampai ijazah  palsu yang digunakan,” tegas  Roby.

Saat Pembukaan Sidang Sinode GMIT XXXIV di Kupang, Ini yang Dilakukan Panitia Pelaksana

Roby, juga  minta  para  camat   terus  memantau setiap perkembangan proses Pilkades.  Bila  menemukan hambatan  yang serius  di lapangan,  Roby minta segera dilaporkan.

Rakor  Pilkades dihadiri  Dandim  1603  Sikka, Letkol  (Inf) Sugeng Prihatin,  Plt Kadis  PMD  Sikka, Fitrinita Kristiani, S.Sos,M.Si, para Kapolsek, camat, pejabat Kedes dan  Ketua  BPD.

Pilkades Sikka  serentak berlangsung pada 32 desa  tersebar   pada   14  kecamatan   yakni  Kecamatan  Mapitara  di  Desa Hebing.   Kecamatan  Kewapante di  Desa Ian  Tena, Namangkewa, Wairkoja dan Seusina.

Di  Kecamatan  Doreng, Pilkades  terjadi di  Desa  Wogalirit.  Kecamatan Wiagete  di  Desa  Wairterang, Wairbleler dan Desa Egon.   Desa  Reruwairere di  Kecamatan  Palue,  Desa   Poma di Kecamatan  Tana  Wawo.   Lima   desa  di  Kecamatan  Nita  meliputi   Desa  Nita, Tilang, Ladogahar, Lusitada dan  Bloro.

Desa   Du  di Kecamatan  Lela.    Desa Natarmage dan Tanarawa di Kecamatan Waiblama. Desa  Bola dan  Wolokoli di Kecamatan  Bola.  Desa  Masabewa, Mauloo dan Mbengu  di Kecamatan Paga. Desa  Nelle Barat dan Manubura di Kecamaatan  Nelle  serta   Desa Rubit  dan  Wolompa di Kecamatan Hewokloang. (laporan reporter pos-kupang.com,maumere).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved