Bersama Pedagang Bubur Ayama, Polisi dan Tenaga Medis Lakukan Penelusuran

guna mencari korban keracunan bubur ayam lainnya yang belum sempat dibawa ke rumah sakit.

Bersama Pedagang Bubur Ayama, Polisi dan Tenaga Medis Lakukan Penelusuran
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

Bersama Pedagang Bubur Ayama, Polisi dan Tenaga Medis Lakukan Penelusuran

POS-KUPANG. COM|SOE -- Aparat kepolisian Polres TTS langsung bergerak cepat mengamankan penjual bubur ayam, Supranoto, Minggu (13/10/2019) sore. Usai diperiksa, bersama Supranoto dan tenaga medis dari Puskesmas Kota Soe, aparat kepolisian melakukan penyisiran di lokasi yang dilewati Supranoto berjualan.

Hal tersebut dimaksudkan guna mencari korban keracunan bubur ayam lainnya yang belum sempat dibawa ke rumah sakit. 

Hal ini diungkapkan Kapolres TTS AKBP Totok Mulyanto DS.,SIK kepada pos kupang.com saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH.,MH. Jamari mengatakan, selain 14 korban yang dibawa ke RSUD Soe karena diduga keracunan bubur ayam, berdasarkan pengakuan pedagang bubur ayam, pada hari Minggu pagi hingga siang, bubur ayam yang laku terjual lebih dari 50 mangkok.

Oleh sebab itu, bersama tim medis, pihak kepolisian melakukan penelusuran untuk mencari diduga korban keracunan bubur ayam lainnya yang belum dibawa ke rumah sakit.

"Kita khawatirkan masih ada korban keracunan lainnya yang belum sempat dibawa ke rumah sakit. Oleh sebab itu kita lakukan penelusuran untuk menjemput mereka," ungkap Jamari.

Ia mengaku, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kasus keracunan tersebut. Pasalnya hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan lab terhadap sample makanan yang dikonsumsi para korban.

"Untuk saat ini kita utamakan menyelematkan para korban. Kita masih melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten TTS guna melakukan uji lab terhadap sample sisa makanan bubut ayam untuk mengetahui kepastian kandungan apa yang ada dalam bubur ayam sehingga menyebabkan para korban keracunan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 14 orang warga Kota Soe dilarikan ke RSUD Soe, Minggu (13/10/2019) siang diduga akibat keracunan bubur ayam. Para korban mengeluhkan mual-mual, pusing, diare dan sakit pada perut usai menyantap bubur ayam.

Para korban diketahui mengkonsumsi bubur ayam keliling yang dijual Supranoto.

Angel Longa (14), salah satu korban yang ditemui pos kupang.com di ruang IGD mengatakan, dirinya mengkonsumsi bubur sekitar jam 9 pagi.

Lembaga Bilogi Eijkman Dan Univeritas Notre Dome Uji Klinik Obat Penghalau Nyamuk Malaria Di SBD

32 Mahasiswa Undana Turun Gunung ke 7 Desa di Kabupaten Kupang

Sekitar pukul 15.00 WITA, korban mulai merasa sakit perut dan muntah-muntah. Karena kondisinya terus memburuk, korban dilarikan ke RSUD Soe. (Laporan Reporter Pos Kupang. Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved