RPM Salah Satu Solusi Mengurangi TKI

Pemerintah Kabupaten Malaka untuk mengurangi jumlah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri.

RPM Salah Satu Solusi Mengurangi TKI
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Bupati Stefanus Bria Seran 

RPM Salah Satu Solusi Mengurangi TKI

POS-KUPANG.COM| BETUN--Program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Malaka untuk mengurangi jumlah pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri.

Selain program RPM, pemerintah juga menghadirkan investor agar bisa membuka lapangan kerja lebih banyak seperti investasi garam yang saat ini sedang berjalan.

Hal ini dikatakan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran belum lama ini kepada wartawan.

Menurut Bupati Stefanus Bria Seran, tingginya jumlah warga Malaka yang bekerja sebagai TKI karena di Malaka kekurangan lapangan kerja dan keterbatasan kemampuan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian yang dimiliki.

Dua persoalan ini sudah mulai pecahkan oleh pemerintah dibawa kepemimpinannya. Pertama, pemerintah telah melaksanakan program RPM. Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik rakyat agar rakyat berkelimpahan makanan.

Kemudian, pemerintah mengolah lahan rakyat Malaka secara gratis yang sebelumnya rakyat tidak mampu mengelola sendiri karena keterbatasan tenaga, biaya dan peralatan.

Dengan program RPM, rakyat Malaka bisa menggarap lahan pertanian lebih luas dan hasilnya lebih bagus dari sebelumnya. Sebab pelaksanaan porgram RPM berbasis teknologi pertanian dan dampingi PPL serta dikawal tim Pakar RPM.

Terkait lapangan pekerjaan, Bupati Stef mengungkapkan, ada upaya dari pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan salah satunya menghadirkan investor untuk mengelolah sumber daya alam di Malaka seperti investasi garam Malaka.

Kehadiran investor bisa menyerap banyak tenaga kerja dengan upah sesuai standar upah minimum regional (UMR).

Bupati Stef mengajak masyarakat Malaka agar mengoptimalkan lahan-lahan pertanian agar bisa memberikan hasil untul kesejahteraan rakyat.

Dengan pendapat yang cukup dari pertanian maka rakyat Malaka tidak harus bergantung hidup dengan menjadi TKI. Akan tetapi, menjadi petani juga bisa hidup sejahtera. Apalagi Malaka adalah daerah tersubur di Pulau Timor.

Fakta Baru Video Zina di Tuban, Libatkan 7 Pelajar, Polisi Ungkap Ada Unsur Paksaan Terhadap Korban

Istri Sembunyi Uang Suami, Inilah Hukumnya Menurut Ustadz Abdul Somad

Pemerintah Kabupaten Malaka berkomitmen agar rakyat Malaka tidak boleh lapar di daerah subur. Rakyat Malaka harus berkelimpahan makanan dan hidup sejahtera. (RPM Salah Satu Solusi Mengurangi TKIj(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved