Kasus Dugaan Malpraktik di RS Leona Kefamenanu Ditingkatkan ke Penyidikan

pihaknya akan melakukan pendalaman lagi terhadap kasus dugaan malapraktik supaya dapat menentukan siapa yang menjadi tersangka

Kasus Dugaan Malpraktik di RS Leona Kefamenanu Ditingkatkan ke Penyidikan
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H, SIK, MH. 

Kasus Dugaan Malpraktik di RS Leona Kefamenanu Ditingkatkan ke Penyidikan

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU) akhirnya meningkatkan status kasus dugaan malapraktik yang diduga dilakukan oleh petugas medis di Rumah Sakit Leona Kefamenanu dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status kasus yang menyedot perhatian publik tersebut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan dilakukan, setelah pihak penyidik Polres TTU melakukan gelar perkara pada, Rabu (9/10/2019).

"Terkait dengan dugaan kasus malpraktik, kita tingkatkan ke tahap penyidikan. Penyelidikan sudah kita lakukan, kita jugas sudah lakukan gelar, kemudian sekara kita lakukan penyidikan," ungkap Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Pos Kupang saat ditemui diruang kerjannya, Rabu (9/10/2019).

Setelah status kasus yang menewaskan bayi Mariano tersebut ditingkatkan, kata Rishian, pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus tersebut dengan memanggil para pihak terkait yang mengetahui kasus tersebut.

"Setelah ini akan kita tindaklanjuti dengan pemanggilan pro-justitia kepada pihak-pihak yang terkait," ujarnya.

Saat ini, kata Rishian, pihaknya akan melakukan pendalaman lagi terhadap kasus dugaan malapraktik supaya dapat menentukan siapa yang menjadi tersangka dalam dugaan kasus tersebut.

"Nanti pasti akan mengarah ke sana. Sekarang kita masih lakukan pendalaman lagi dari kasus ini. Dari penyidikan ini nanti kita temukan tersangkanya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pihak penyidik Polres Kabupaten TTU telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap lima orang terkait dugaan kasus Malpraktik yang dilakukan oleh petugas medis di RA Leona Kefamenanu.

Lima orang yang telah diperiksa tersebut diantaranya pelapor dan istrinya, satu dokter dari Rumah Sakit Leona Kefamenanu, dan dua orang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu.

Sejumlah Investor dari Jakarta Tiba di Bajawa

BREAKING NEWS:Guru & Kepsek Tidak Masuk Sekolah,Siswa SMPN 2 Nirangkliung Demo ke Dinas PPO Sikka

Pemeriksaan terhadap kelima orang tersebut dilakukan guna mengusut tuntas dugaan kasus Malpraktek yang dilakukan oleh petugas medis Rumah Sakit Leona Kefamenanu beberapa waktu yang lalu yang menyebabkan seorang bayi bernama Abraham Mariano Moni meninggal dunia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved