Enam Pejabat Pratama Kabupaten Flores Timur Dirotasi
Enam orang pejabat tinggi pratama di pemerintahan Kabupaten Flores Timur (Flotim), Pulau Flores, Selasa (8/10/2019) dirotasi
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Enam orang pejabat tinggi pratama di pemerintahan Kabupaten Flores Timur (Flotim), Pulau Flores, Selasa (8/10/2019) dirotasi oleh Bupati Flotim, Antonius Gege Hadjon.
Keenam pimpinan pratama itu yakni Drs. Petrus Pedo Meran, M.Si, Demonikus Demon, S.H, Ir. Remigius Boli Lewar, Antonius Lebi Raya, S.Sos,M.AP, Mikhael Bulet Ruron, S.H,M.Si, dan Ir.Antonius Wukak Sogen.
Pengucapan sumpah dan pelantikan dihadiri Wakil Bupati Flotim, Agus Payong Boli, Ketua DPRD, Robertus Rebon Kereta, dan pimpinan Forkompimda.
• Kronologi Penipuan Warga Waingapu Menyeret Dua Warga Makassar Sulawesi Selatan Ditangkap Polisi
Jabatan baru keenam pejabat yang mengalami reposisi yakni Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Flotim, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Inspektur Kabupaten Flores Timur, Kepala Dinas Perhubungan dan Asisten Administrasi Umum Setda Flotim.
Anton Hadjon mengatakan, rotasi ini bukan sekadar penempatan figur-figur pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Menurutnya, pengembangan karier pegawai tidak semata-mata untuk kepentingan pegawai bersangkutan,melainkan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik.
• Beri Dukungan Dalam Tugas, Wakapolda NTT Dialog dengan Anggota BKO Polda Metro Jaya
"Rotasi hari ini setelah penilaian dan seleksi secara ketat oleh Tim Baperjakat terhadap kinerja selama ini. Karena setiap pejabat hendaknya memiliki kemampuan yang kuat, wawasan luas, dan siap membantu pimpinan merumuskan dan melaksanakan kebijakan," kata Anton Hadjon.
Anton Hadjon juga menegaskan mutasi merupakan hal biasa bagian dari dinamika organisasi dan hal biasa dalam pengembangan karier.
Enam pejabat dilantik dinilai Anton telah memenuhi standar kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultur.
"Saya harap mampu menjamin akuntabilitas jabatan diemban terejawantah dalam membantu pimpinan menyusun rumusan alternatif kebijakan yang memberi solusi, mendorong kinerja staf mencapai hasil kerja unit kerja selaras tujuan organisasi," pinta Anton Hadjon. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/enam-pejabat-pratama-kabupaten-flores-timur-dirotasi.jpg)