Perkara Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum Kontraktor Sesalkan Audit BPKP NTT

Perkara Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum kontraktor Sesalkan Audit BPKP NTT

Perkara Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum Kontraktor Sesalkan Audit BPKP NTT
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kuasa hukum Hadmen Puri, Samuel Haning SH saat berbincang bersama Benny Litelnoni usai sidang dakwaan perkara NTT Fair pada Senin (7/10/2019). 

Perkara Korupsi NTT Fair, Kuasa Hukum kontraktor Sesalkan Audit BPKP NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kuasa hukum Hadmen Puri, Direktur PT Eka Cipta Puri menyesalkan BPKP NTT yang dinilai tidak objektif dalam melakukan audit terhadap kerugian negara dalam kasus mega korupsi NTT Fair.

Pasalnya, dalam laporan hasil audit BPKP terhadap kerugian negara, BPKP terkesan tidak fair melaporkan pengembalian kerugian negara yang dilakukan oleh Hadmen Puri.

Pengakuan Tak Terduga Dua Mamah Muda Ini yang Balik ke Bangku SMA, Nasib Korban Kekerasan Seksual

"Ada ketidakjujuran BPKP. Klien kami kembalikan hampir mencapai Rp 600-an juta, tapi pihak BPKP mengatakan bahwa hanya Rp 527 juta," ujar kuasa hukum Hadmen, Samuel Haning SH kepada wartawan usai sidang dakwaan pada Senin (7/10/2019) siang.

Pengacara yang akrab disapa Paman Sam ini menjelaskan, pada 30 April 2019, kliennya telah mengembalikan uang Rp 527.800.000, kemudian pada 12 Juni 2019 mengembalikan lagi sebesar Rp 62.700.000. Sehingga total pengembalian Hadmen mencapai Rp 590.500.000.

Polisi Persilakan Bagian Hukum Cabut Laporan Dugaan Penghinaan Bupati Tahun

Namun demikian, menurut laporan BPKP NTT, Hadmen hanya mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 527.800.000.

"Kami heran, dari audit BPKP NTT, klien saya hanya mengembalikan uang Rp 527.800.000, pengembalian lain tidak dimuat dalam audit. Ini yang kami sesalkan BPKP tidak objektif melakukan audit," ujar Paman Sam.

Terkait hal ini, ia mengatakan akan melakukan gugatan terhadap BPKP NTT dalam waktu dekat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved