Badan Pendapatan Daerah Sikka Terapkan Pembayaran Pajak Online

Lembaga Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka terapkan pembayaran pajak online

Badan Pendapatan Daerah Sikka Terapkan Pembayaran Pajak Online
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Peluncuran pembayaran pajak online kerjasama Pemda Sikka dengan PT Bank NTT Cabang Maumere, Jumat (27/9/2019) di Kota Maumere, Pulau Flores. 

Lembaga Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka terapkan pembayaran pajak online

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Lembaga Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka terapkan pembayaran pajak online.

Langkah maju ditempuh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka dengan PT Bank NTT Cabang Maumere di Pulau Flores. Guna memudahkan wajib pajak membayar pajak, sejak pekan lalu diterapkan pembayaran pajak 'online'.

Kodim 1618/TTU Ziarah ke TMP Cendana Loka

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka, Alfin Parera, S.E,M.Si, kepada pos-kupang.com, Sabtu (5/10/2019), mengatakan banyak manfaat yang bisa didapat menggunakan e-billing pajak.

Pembayaran online pajak lebih mudah karena bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Menghindari kesalahan pencatatan transaksi. Terkadang pembayaran manual terdapat beberapa kesalahan pencatatan yang mungkin terjadi. Pembayaran online juga meminimalkan kesalahan pencatatan transaksi yang bisa saja terjadi pada pembayaran manual.

Hotel On the Rock Kupang Siapkan Menu Buntut Bakar Rica

Keuntungan lainnya transaksi secara real time. Data dan hasil transaksi langsung tersimpan di sistem, sehingga mengurangi risiko kehilangan data akibat kelalaian dan penyebab lainnya.

Dia menjelaskan, 11 jenis pajak daerah yakni pajak bumi dan bangunan, hotel, restoran, reklame, hiburan, parkir, penerangan jalan, mineral non logam dan batuan, air bawah tanah dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Pajak daerah, kata Alfin, adalah sumber utama pendapatan daerah untuk pembangunan daerah. Pemerintah harus mencapai target pajak yang telah ditetapkan setiap tahun untuk kelancaran pembangunan daerah.

Ia mengajak masyarakat membayar pajak tepat waktu sebagai wujud peran aktif masyarakat membangun negara.

Dikatakannya, sebagai salah satu sumber penerimaan daerah dengan kontribusi terbesar, pajak ini digunakan pemerintah daerah untuk membiayai segala pengeluaran daerah yang bersifat self liquidating, membiayai pengeluaran produktif, seperti membangun infrastruktur, anggaran pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya.

Selain itu juga membiayai pengeluaran non-produktif dan non-self liquidating, tetapi mendatangkan manfaat untuk masyarakat. Misalnya, biaya pengeluaran objek rekreasi, landmark kota dan taman atau pembangunan monumen bersejarah juga digunakan untuk pembiayaan atau pengeluaran yang bersifat tidak produktif, tetapi diperlukan negara. Contohnya pengeluaran untuk warga yatim piatu dan yang membutuhkan. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved