Lion Air Group Tetap Berupayan Penerbangan Kupang-Rote Tetap Eksis
Pesawat Wings Air jenis ATR 72-500/ 600 dengan berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi sudah lima tahun menerbangi rute Kupang-Rote. Selama ini pi
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pesawat Wings Air jenis ATR 72-500/ 600 dengan berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi sudah lima tahun menerbangi rute Kupang-Rote. Selama ini pihak Lion Air Group terus memantau rute tersebut dan berdasarkan keadaan serta evaulasi maka ditarik kesimpulam bahwa penerbangan Kupang-Rote belum menguntungkan bagi pihak Lion Air.
Pada low season rata-rata penumpang dari awal tahun hingga Mei 2019 yaitu 35 persen. Komposisi biaya perjalanan yang dikeluarkan dari total cost operasi dipengaruhi banyak faktor, mulai biaya navigasi, layanan bandar udara dan lainnya. Dipengerahui oleh bermacam-macam faktor inilah membuat Wings Airs agak sulit memenuhi kebutuhan rute tersebut.
• Emi Nomleni Perempuan Pertama Ketua DPRD NTT, Lihat profilnya
"Bukan hanya rute Kupang-Rote saja tapi setelah diakumulasi ada 10 top teen rute yang baiknya diberhentikan operasinya untuk keberlangsungan rute lainnya, karena berpengaruh. Sambil mencari peluang lain untuk bisa buka rute baru atau operasikan lagi yang kita tutup,"kata Area Manager Lion Air Group NTT, Rinus T Zebua, ketika menghubungi POS-KUPANG.COM, Jumat (4/10/2019).
Rinus mengatakan untuk harga tiket sudah tertera dalam regulasi. Harga tiket Kupang-Rute biasanya di level middle dan middle high. Mulai Rp 300-an hingga Rp 400-an ribu. Saat demand naik maka harganya juga naik tapi tetap didalam aturan.
Kata Rinus, Wings Air melayani hampir seluruh kabupaten/kota di NTT kecuali Ruteng, Sabu dan Lewoleba. "Ke depan mau terbang lagi ke Lewoleba," ujarnya.
Berdasarkan surat dari direksi, lanjutnya, rute ini akam diberhentikan tapi dengan segala upaya dan pendekatan yang dilakukan oleh Pemda baik Provinsi dan Kabupaten maka mulai 5 Oktober memutuskan tetap beroperasi dengan satu frekuensi saja.
"Tapi kami tetap akan lakukan evaluasi dan berupaya memaksimalkn potensi, agar tetap eksis, terbang dengan bekerja sama dengan pihak-pihak lain," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/diancam-penumpang-lion-air-pastikan-tidak-ada-bom-dalam-pesawat-jt-303.jpg)