Pengendalian Hama Terpadu Ramah Lingkungan Terus Dilakukan di Mabar

-Pengendalian hama terpadu yang ekonomis dan ramah lingkungan, terus dilakukan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pengendalian Hama Terpadu Ramah Lingkungan Terus Dilakukan di Mabar
Foto dari Vitalis Anselmus Syukur.
Lahan sawah yang menerapkan pengedalian hama terpadu. 

 POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pengendalian hama terpadu yang ekonomis dan ramah lingkungan, terus dilakukan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Hal itu dinilai penting karena pengendalian hama yang mengandalkan pestisida kimiawi secara berlebihan, bisa berdampak pada terjadinya kekebalan hama serta timbulnya hama-hama baru.

Demikian yang disampaikan oleh Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan-Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP) Mabar, Vitalis Anselmus Syukur, SP.

"Pengendalian hama terpadu mengedepankan pengelolaan agroekosistim dan teknogi Pengendalian OPT yang berbasis sumber daya alam, diantaranya penggunaan agens hayati, pupuk organik, refugia dan pestisida nabati serta teknologi pengendalian spesifik lokasi," kata Vitalis, kepada POS--KUPANG.COM, Rabu (2/10/2019).

Dijelaskannya, pengendalian hama terpadu juga bisa menumbuhkan motivasi dan kemampuan petani dalam mengelola agrosistim dan melakukan gerakan pengendalian secara bersama- sama.

Cegah Abrasi, Pasukan TNI dan Masyarakat Tanam Bakau di Pantai Desa Pada

"Dalam upaya pengamanan produksi untuk mendukung peningkatan produksi tanaman pangan," kata Vitalis.
Pengendalian hama terpadu kata dia merupakan langkah nyata dalam mendorong peningkatan produksi serta berperan dalam pelestarian lingkungan.

"Salah satu indikator keberhasilan pencapaian produksi tanaman pangan adalah terlaksananya pengamanan produksi dari gangguan organisme pengganggu tumbuhan. Salah satunya dengan pola penerapan pengendalian hama terpadu," kata Vitalis.

Salah satu lahan yang diterapkan yaitu di Kelompok Tani Handel, Desa Compang Longgo, Mabar yang panen perdananya pada Hari Rabu itu. (LAPORAN REPORTER POS--KUPANG.COM, SERVATINUS MAMMILIANUS).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved