Liga 1 2019

Kenapa Robert Alberts Optimis Persib Bandung Bisa Masuk 5 Besar di Akhir Klasemen Liga 1 2019?

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts optimis timnya bisa berada di posisi 5 besar klasemen di akhir Liga 1 Indonesia 2019

Editor: Agustinus Sape
Persib bandung.co
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts (tengah) 

Pelatih Robert Alberts Optimis Persib Bandung Bisa Masuk 5 Besar di Akhir Klasemen Liga 1 2019, Ini Syaratnya

POS-KUPANG.COM, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts optimis timnya bisa berada di posisi 5 besar klasemen di akhir Liga 1 Indonesia 2019, meski kini Persib berada di posisi 11 dengan poin 24.

Menurut Robert Alberts, berada di lima besar masih dalam jangkauan jika melihat jarak poin yang ada.

“Namun kami harus melakukan pekerjaan, yaitu untuk terus mendapatkan poin. Seperti yang kami lakukan di laga terakhir dengan meraih poin saat tandang dan itu sangat penting,” ujar Robert Alberts, setelah melatih anak asuhnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (1/10/2019).

Robert tidak mengelak, perbedaan poinnya dengan pemuncak klasemen Bali United sangat jauh. Kini Bali United memiliki poin 48.

“Semua tim juga punya jarak yang jauh dengan Bali, bukan hanya kami. Maksud saya mayoritas tim punya jarak yang lebar dan kami tidak bisa untuk langsung melihat Bali,” kata Robert.

Memang jarak poin dengan Bali United mayoritas tim sangat jauh, perbedaan dengan posisi kedua Tira Persikabo saja cukup Jauh, Tira Persikabo kini memiliki 36 poin.

“Kami harus lebih dulu melihat tim yang ada di atas kami, itu yang penting, untuk mulai terus merangkak naik step by step,” ucapnya.

Berharap Persib Bandung Juara di Musim Depan

Ekspektasi besar langsung dialamatkan kepada Robert Alberts setelah diperkenalkan oleh Persib Bandung menjelang kick off Liga 1 2019.

Datang dengan curriculum vitae (CV) mentereng, Robert Alberts diharapkan mampu memberikan prestasi bagi Persib Bandung.

Persib Biru vs Persib Putih.
Persib Biru vs Persib Putih. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Kendala itu muncul karena tim yang ada saat ini merupakan bentukan dari pelatih sebelumnya, Miljan Radovic. Robert Alberts masuk menggantikan Miljan Radovic saat tim sudah terbentuk.

Hal ini membuat prestasi Persib Bandung sempat jeblok di putaran pertama karena komposisi pemain tak cocok dalam menerapkan skema permainan yang diinginkan Robert Alberts.

Sepanjang putaran pertama, Persib Bandung hanya mampu berkutat di papan tengah.

Dengan kualitas pemain yang ada, di mana Pangeran Biru hanya mampu bersaing di papan tengah merupakan keanehan tersendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved