Gubernur Victor Butuh Orang-Orang Luar Biasa Bangun NTT

NTT masalahnya sangat luar biasa, karena itu tidak cocok dengan orang biasa. Pergi yang Batak, datang dari Bali. Saya lihat boleh juga semangat mereka

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang. Com/Yen
UCAPAN SELAMAT -- Para undangan memberikan ucapan selamat kepada Pak Nyoman dan Pak Tigor usai Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan BI NTT, di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang, Jumat (27/9/201 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- "NTT masalahnya sangat luar biasa, karena itu tidak cocok dengan orang biasa. Pergi yang Batak, datang dari Bali. Saya lihat boleh juga semangat mereka. Karena ini masalahnya sudah luar biasa, kalau hanya datang dengan orang biasa maka tidak akan menyelesaikan masalah."

Demikian disampaikan Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat, pada Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan BI NTT, di Palacio Ballroom Aston Hotel Kupang, Jumat (27/9/2019).

Victor mengatakan provinsi ini butuh orang-orang luar biasa, orang-orang yang membaktikan diri luar biasa, orang-orang yang mempunyai kecerdasan dan kemampuan melayani luar biasa melampaui cintanya kepada jabatan. Kecintaan terhadap masyarakat melampaui dari jabatan. Bila it sudah menjadi roh maka akan aman dan tidak ada lagi maslaah.

"Di NTT kita mulai mendorong pelayanan yang luar biasa dan mampu menjaga itu dengan baik dengan seluruh kemampuan. Karena tidak ada daerah yang miskin, tetapi miskin hanya karena orang bodoh dalam bertindak, analisa, mengkaji dan langkah-langkah kebijakan serta malas bergerak, kebanyakan tidur.

Bila mau jadi pejabat maksimal tidur empat jam, jadi pak Wayan kita tidur empat saja," tuturnya disambut tawa para tamu yang hadir.

6 Petinju NTT Mendulang Emas di Pra PON XXX tahun 2019 di Ternate Maluku Utara, Ini Nama Petinju

Menurutnya, inilah yang menjadi tantangan. Karena siapapun dipercayakan di NTT berpeluang menuju surga. "Ini tempat ter, ter semuanya ada di sini. Terbodoh, termiskin, apakah itu memang begitu? Tidak. kita sengaja membiarkan diri kita untuk dihina, kita tidak tertarik menunjukkan kualifikasi dan kapasitas diri sebagai bangsa yang berani bekerja membuat orang kagum kepada kita," tegasnya.

Ia yakin dengan banyak anak muda dan dengan provinsi membuat terobosan program pariwisata sebagai leading sektor maka bisa menumbuhkan ekonomi di NTT. Hanya sayangnya pemahaman akan pariwisata belum diketahui, pariwisata bukan saja tentang alam dan budaya tapi keseluruhan. "Saya menghasilkan terminologi baru tentang pariwisata yang mewujudkan ekspetasi imajinasi manusia. Dimana kita membuat orang lain menjadi terkagum-kagum dengan apa yang kita sampaikan," ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini pariwisata menjadi penyumbang devisa kedua setelah kelapa sawit.
Menurutnya dua atau tiga tahun lagi menjadi nomor satu bila dikerjakan dengan benar. Ini yang harus dikembangkan, awarness ini penting. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved