Soal Sampah Berserakan di Arena Pameran TTU, Begini Tanggapan Panitia
sebagai ketua seksi pasar rakyat mengatakan, sampai dengan saat ini jumlah pengguna lapak di pasar rakyat terus bertambah.
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
Soal Sampah Berserakan di Arena Pameran TTU, Begini Tanggapan Panitia
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten TTU Maksimus Akoit menuturkan, jumlah pedagang yang menggunakan lapak di area pasar rakyat sebanyak 120 orang.
Lapak sebanyak itu dengan rinciannya 54 lapak pedagang jagung bakar, 3 penjual tekstil, 29 warung makan, 23 kios serta 11 lapak untuk permainan ketangkasan.
Maksimus yang juga menjabat sebagai ketua seksi pasar rakyat mengatakan, sampai dengan saat ini jumlah pengguna lapak di pasar rakyat terus bertambah.
"Data sampai sekarang jumlahnya berapa saya belum dapat,” kata Maksimus kepada Pos Kupang di Kantor Bupati TTU, Rabu (18/09/2019).
Maksimus mengungkapkan, dirinya melihat adanya tumpukan sampah di area pasar rakyat.
Namun, ungkap Maksmus, jika urusan sampah di areal tersebut bukan menjadi tupoksi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten TTU.
Maksimus menjelaskan, terkait dengan dana retribusi sampah yang dikumpulkan dari para pengguna lapak, ia mengaku, saat ini masih disimpan.
Jika nantinya seksi yang menangani sampah bergerak untuk melakukan pembersihan barulah dana tersebut dicairkan kepada para petugas yang membersihkan sampah.
• Perempuan ini Terlalu Keras Rahangnya Tak Bisa Menutup, Ini Obrsevasi Dokter
• Miris, 62 Rumah Warga Sumba Timur Dilahap Si Jago Merah dalam Empat Bulan, Mengapa?
"Kita juga mengharapkan persoalan sampah di area pasar rakyat dan juga di arena pameran ini segera ditanggulangi karena ini memang berserakan sampai di depan kantor bupati sini," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tumpukan-sampah-di-salah-satu-sudut-pasar-rakyat.jpg)