Rayakan Dies Natalis Ke-14, Rektor Unipa Ibaratkan Unipa dengan Pelari Estafet

Rayakan Dies Natalis Ke-14, Rektor Unipa Maumere ibaratkan Unipa dengan pelari estafet

Rayakan Dies Natalis Ke-14, Rektor Unipa Ibaratkan Unipa dengan Pelari Estafet
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Perayaan misa dies natalis ke-14 Unipa Maumere, Rabu (18/9/2019) di Auditorium Nawacita Unipa, Jalan Kesehatan, Kota Maumere, Pulau Flores. 

Rayakan Dies Natalis Ke-14, Rektor Unipa Maumere ibaratkan Unipa dengan pelari estafet

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Universitas Nusa Nipa ( Unipa) Maumere di Pulau Flores, Rabu (18/9/2019) pagi merayakan misa syukur dies natalis ke-18.

Perayaan yang dipusatkan di Auditorium Nawacita Jalan Kesehatan Kota Maumere dihadiri pengelola Unipa, para dosen, tenaga kependidikan dan para mahasiswa.

Jawaban Erin Taulany Soal Isu Gugat Cerai Andre Taulany, Perlakuan Istri Teman Sule Saat Ulang Tahun

Misa dipimpin pastor Paroki Katedral St. Yosef Maumere, Romo Yohanis Satu, dan homili oleh Romo Christian Rudi Parera, pastor Paroki Misir. Perayaan juga dihadiri pastor konselebran, Pater Michael de Fretes, SVD dan Pater Dominikus Atapukan,SVD.

Rektor Unipa, Dr.Ir. Vincentius Angelinus, M.Si, mengatakan peringatan hari ulang tahun punya makna syukur.

Menantu Habib Rizieq Shihab Tolak The Santri Wirda Mansur Putri Ustadz Yusuf Mansur, Ada Emil Dardak

"Kita ucapkan syukur karena telah berulang tahun sampai detik ini. Kita juga buat refleksi sepanjang jalan yang kita lalui. Mungkin ada kegagalan, kekurangan dan keberhasilan serta sejauh mana pencapaian visi dan misi kita," ujar Angelinus.

Angelinus mengibaratkan komunitas Unipa seperti pelari estafet, arena bagi para pelari..

Pelari pertama, disebut Angelinus, para pendiri Unipa dan badan penyelenggara pendidikan tinggi. Pendiri dan badan penyelenggara pendidikan tinggi harus meletakan start dalam momentum dan strategi tepat untuk melesat ke depan.

Sampai di depan, kata Angelinus, pelari pertama menyerahkan tongkat kepada pelari kedua yakni dosen dan tenaga kependidikan. Tanggungjawab dan kepercayaan penuh diserahkan untuk terus berlari.

"Pada titik itulah para dosen dan tenaga kependidikan mengucapkan banyak terima kasih atas perjalanan panjang, sehingga kami menerima tongkat tanggungjawab dan kepercayaan," kata Angelinus.

Selanjutnya para dosen dan tenaga kependidikan terus berlari dan menyerahkan tongkat estafet kepada para mahasiswa. Akhirnya tongkat sampai kepada alumni.

"Alumni kita yang akan mencetak hasil. Bagaimana mereka berkiprah di masyarakat," imbuh Angelinus.

Kalau dinominalkan, kata Angelinus, mahasiswa dan alumni Unipa mencapai 10 ribu orang menandakan Unipa mulai besar.

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Sabinus Nabu, mengatakan perjalanan 14 tahun tak lepas dari campur tangan Tuhan.

Pengalaman awal Unipa didirikan,kata Sabinus,enam bulan tidak terima gaji dan selama dua tahun hutang perlengkapan kuliah dipinjam. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved