Expo Uyelewun Raya Digelar Selama Tiga Hari

Kedang bisa memanfaatkan momen ini sebagai salah satu cara mempromosikan budaya dan melestarikannya.

Expo Uyelewun Raya Digelar Selama Tiga Hari
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melaksanakan kegiatan sosialisasi Rumah Peradaban Lembata di Desa Hingalamamengi Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, pada Rabu, (4/9/19). 

Expo Uyelewun Raya Digelar Selama Tiga Hari

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA-- Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar Expo Uyelewun Raya di Kedang tepatnya di Desa Benihading 1 Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, 17-19 Oktober 2019.

Pada Sabtu (14/9/2019), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan mengatakan Expo Uyelewun Raya merupakan kegiatan festival yang berbasis masyarakat.

Warga Kedang, Roy Amuntoda, menuturkan kegiatan expo ini memang bertujuan untuk menggali kembali warisan budaya yang ada di Lembata khususnya yang ada di kampung-kampung yang mengelilingi gunung Uyelewun.

Bertolak dari pengalaman tahun lalu, lanjut Roy, keunikan tradisi dan budaya Kedang akan ditonjolkan dalam atraksi budaya, kuliner lokal, kerajinan tangan, tenun dan berbagai pameran lainnya.

Dia berharap warga di Kedang bisa memanfaatkan momen ini sebagai salah satu cara mempromosikan budaya dan melestarikannya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Lembata, Bonefasius Labi, mengatakan penyelenggaraan expo yang sudah digelar sejak tahun lalu ini rencananya berlangsung selama tiga hari dan akan menampilkan atraksi budaya, pameran dan kuliner lokal.

Kegiatan akbar ini akan melibatkan 42 desa yang ada di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri Kabupaten Lembata. Expo tersebut diselenggarakan untuk menggali pelbagai potensi yang ada di wilayah Kedang.

IMASPIKA Undana Gemakan Belajar Kimia Menyenangkan

Kondisi Mental Pemain Persib Bandung Usai Insiden Pelemparan Batu, Ini Kata Pelatih Roberts

Untuk diketahui, Uyelewun merupakan gunung tertinggi di Kedang. Di bawah kaki gunung tersebut berhimpun ribuan masyarakat yang tersebar pada 42 desa di dua kecamatan, yakni Omesuri dan Kecamatan Buyasuri. (/Advetorial/ Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved