Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Lifestyle

Jadi Makanan Paling Digemari, Olahan Ayam Tingkatkan Risiko Kanker

Para peneliti menemukan hubungan antara orang-orang yang makan produk olahan ayam dapat meningkatkan risiko kanker.

Tayang:
grid.id
Olahan Ayam Tingkatkan Risiko Kanker 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan ditakuti banyak orang.

Setiap harinya ada banyak nyawa yang hilang akibat kanker.

Berbagai penelitian dilakukan guna mengetahui pemicu, pencegahan dan penyembuhan dari kanker.

Karhutla Kalibar, Sutarmidji: Penyumbang Kabut Asap Terbesar dari Lahan Konsesi Perusahaan

Gaya hidup yang buruk dinilai sebagai salah satu pemicu munculnya kanker. Baru-baru ini para peneliti menemukan hal yang terkait dengan kanker.

Dilansir dari 9news.com.au, para peneliti menemukan hubungan antara orang-orang yang makan produk olahan ayam dapat meningkatkan risiko kanker.

Para peneliti dari University of Oxford menyurvei pola konsumsi daging 475.488 orang Inggris yang berusia antara 37-73 tahun.

Pelatih Maung Robert Alberts Lakukan Ini Jelang vs Semen Padang, Lini Depan Persib Bandung Mandul

Para peneliti ini memantau pengaruh pola makan seseorang dengan kesehatan mereka selama lima tahun.

Dari studi tersebut ditemukan lebih dari 23.000 peserta didiagnosis menderita kanker dari berbagai jenis.

Konsumsi ayam pada para peserta dikaitkan dengan melanoma ganas, kanker prostat dan limfoma non-Hodgkin.

Berdasarkan temuan itu dokter Penny Adams yang membuka praktik di Sydney, menyatakan bahwa warga Australia tak perlu khawatir akan temuan itu.

Mata Perempuan Ini Bagai CCTV, Bisa Ungkap Pacar Sedang Chat ke 2 Wanita Lain Hanya Melihat Foto

"Mereka hanya menemukan hubungan, hubungan antara konsumsi ayam dan kanker berikut: limfoma non-Hodgkin dan melanoma ganas dan kanker prostat," katanya.

Dia menekankan jika studi itu hanya menunjukkan hubungannya saja bukan mekanisme kenapa. Jadi para penikmat olahan ayam tak perlu langsung ambil tindakan terhadap temuan itu.

"Studi ini hanya menunjukkan hubungan, tidak menunjukkan mekanisme dimana ayam benar-benar menyebabkan kanker," ujar Adams.

Cerpen Stefen Bandar: Waktu Yang Tersisa

"Jadi Anda tak perlu khawatir," imbuhnya.

Dalam laporannya para peneliti juga mngakui perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait hal tersebut.

Mereka berancana untuk selanjutnya akan meneliti secara khsus hubungan antara makan ayam dan kanker.

Tak hanya itu penelitian itu juga akan menelusuri hubungan daging merah dengan kanker usus, kanker payudara dan kanker prostat. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved