Minggu, 12 April 2026

Berita Pendidikan

Undana Gelar Bedah Buku Karya Dua Profesor, Kepoin Yuk!

Dua buku karya dosen Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang dibedah di lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Jumat (6/9/2019).

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Dokumentasi Humas Undana
Undana gelar bedah buku karya dua Profesor 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Dua buku karya dosen Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang yang diterbitkan Penerbit Prenandamedia Group dibedah di ruang sidang lantai tiga Rektorat Undana Penfui, Jumat (6/9/2019).

Bedah buku tersebut dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-57 Undana Kupang. Tampil sebagai moderator, Dr. Hamsah Wulakada, M.Si.

Buku pertama berjudul "Metodologi Penelitian Kuantitatif", karya Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, dan (alm) Prof. Agus S Benu, MS.

950 Kg Sampah Berhasil Dipungut Dalam Gerakan Bersih Laut dan Pantai Labuan Bajo

Dua Guru Besar kakak-beradik ini merupakan dosen di Fakultas Pertanian (Faperta), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana.

Buku tersebut dibedah oleh mantan Wakil Rektor I, Dr. David BW Pandie, MS.

Buku kedua berjudul "Prasangka, Konflik dan Komunikasi Antarbudaya", ditulis Prof. Dr. Aloysius Liliweri, MS, sebagai dosen senior dan Guru Besar di Fakultas Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik (FISIP) Undana, dibedah oleh Pdt. Dra. Lintje Bunda Pellu, Ph.D.

Kegiatan bedah buku tersebut dihadiri tim Penerbit Prenanda Media Grup, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. drh. Maxs UE Sanam, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc, para dekan, beberapa akademisi dan mahasiswa Undana.

SADIS! Ibu di Kupang Bunuh Dua Putranya Saat Tertidur Lelap, Pemicunya Dendam Pada Suami

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, mengatakan, bedah buku bertujuan mendorong para dosen agar dapat menulis buku, selain menulis jurnal ilmiah.

Ia mencontohkan, kesuksesan Prof. Alo Liliweri dalam menulis banyak buku harus menjadi pendorong bagi dosen lainnya di Undana agar menulis buku.

Menurutnya, untuk memulai menulis buku, dosen harus melanjutkan bahan ajar agar dijadikan sebagai buku.

Ia yakin, para dosen Undana memiliki bahan ajar, sehingga itu layak untuk dibukukan.

David Pandie, ketika membedah buku " Metodologi Penelitian Kuantitatif" mengungkapkan kebanggaannya terhadap dua kakak beradik, Prof. Fred L Benu dan Prof. Agus S Benu, yang telah menuangkan gagasan dan pemikirannya dalam sebuah buku.

TNI Lingkup Korem Hijaukan Bantaran DAS Liliba dengan 500 Anakan Pohon

Menurutnya, dua penulis buku tersebut, meskipun berbeda latar belakang keilmuan, tetapi berhasil menulis buku.

Hal itu, baginya, merupakan hal langka yang jarang ditemui di NTT, bahkan di Indonesia.

Kemudian diikuti dengan anatomi masalah, konsep variabel, indeks dan skala.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved