Pemilik Lahan Bendungan Napun Gete Sikka Diminta Bersabar BPKP Sedang Audit

Pemilik Lahan Bendungan Napun Gete Sikka Diminta Bersabar BPKP Sedang Audit

Pemilik Lahan Bendungan Napun Gete Sikka Diminta Bersabar BPKP Sedang Audit
pos kupang.com, ferry ndoen
Achmad Soehano, PPK Bendungan Napun Gete, Sikka 

Pemilik Lahan Bendungan Napun Gete Sikka Diminta Bersabar BPKP Sedang Audit

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Warga pemilik lahan Bendungan Napun Gete Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) diminta bersabar karena pembayaran ganti rugi lahan tengah diproses.

Hal itu disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ahmad Suhono kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (10/9/2019) menanggapi tuntutan warga pemilik lahan atas ganti rugi lahan.

Brimob Ende Gelar Kegiatan Bakti Sosial, Ini yang Dilakukan

"Ini semua ada prosesnya. Dokumen-dokumennya sudah kita serahkan ke Badan Pengawasan dan Pembangunan atau BPKP dan masih diaudit," ungkap Ahmad.

Ahmad menegaskan pihaknya tidak bisa memaksa BPKP segera menuntaskan audit. "Semuanya masih diproses. Kalau sudah selesai hasilnya diserahkan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dan selanjutnya diserahkan langsung ke pemilik lahan.

Kasus Pembunuhan di Kedang Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lembata

Ia mengaku sudah melakukan pendekatan kepada pemilik lahan agar jalan masuk keluar menuju lokasi pembangunan bendungan dibuka, karena akan membuat pembangunan menjadi mandek.

"Ini akan berdampak ada proses pembangunan. Bisa jadi mandek, lalu bagaimana para pekerja. Akan berdampak pula pada penganggaran dan target pembangunan," ungkapnya.

Ahmad mengatakan, pemblokiran akses jalan masuk keluar menuju lokasi pembangunan Bendungan Napugete seharusnya tidak terjadi, mengingat lokasi tersebut sudah dibebaskan dan dibayar oleh Pemda Sikka, senilai kurang lebih 16 Miliar atas lahan seluas 53 hektare.

Ahmad menjelaskan, lahan yang belum dibayar ganti rugi, termasuk tambahan kebutuhan lahan 23 hektare atau longsoran dampak dari pembagunan bendungan luasnya mencapai 118 hektare. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved