Hati-hati, Olahraga Berlebihan Justru Berisiko Sakit Jantung, Simak Pedoman Olahraga Sehat

Hati-hati, olahraga berlebihan justru berisiko sakit jantung, simak pedoman olahraga sehat

Hati-hati, Olahraga Berlebihan Justru Berisiko Sakit Jantung, Simak Pedoman Olahraga Sehat
KOMPAS.com/shutterstock
Ilustrasi olahraga 

Hati-hati, olahraga berlebihan justru berisiko sakit jantung, simak pedoman olahraga sehat

POS-KUPANG.COM - Kita semua tentu tahu bahwa berolahraga sangat penting untuk kesehatan tubuh. Selain menjaga berat badan, olahraga juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, dan bahkan membantu menjaga kekuatan tulang.

Namun, para ilmuwan di Universitas Illinois di Chicago memeringatkan bahwa terlalu banyak berolahraga, bisa sama buruknya dengan tidak melakukan apa pun.

Persib Bandung Tancap Gas, Siap Berikan Kekalahan Ketiga Manfaatkan Tira Persikabo Sedang Limbung?

Dalam sebuah penelitian yang telah berlangsung lama, yang mana berlangsung selama 25 tahun, ditemukan bahwa orang yang berolahraga lebih dari rata-rata bisa menderita aterosklerosis, penyempitan karena penumpukan plak pada jantung.

Ini bisa terjadi karena membuat jantung mengalami terlalu banyak tekanan dengan latihan yang berlebihan.

Pedoman olahraga merekomendasikan, setidaknya 2 jam dan 30 menit olahraga intensitas sedang dalam seminggu.

Jefri Riwu Kore Pecat Lurah Bila Kedapatan Hapus Nama Penerima Rastra

Namun, dari 3.175 perempuan dan laki-laki yang diteliti, sejumlah besar laki-laki yang berolahraga berlebihan dari yang disarankan, cenderung mengalami aterosklerosis saat mereka mencapai usia paruh baya.

Ini menunjukkan, bahwa efek buruk olahraga berlebih tidak langsung terjadi. Namun, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana hal itu berpengaruh pada perempuan.

Dari hasil studi tersebut, bisa menjadi peringatan bagi kita untuk lebih bersantai dan tak terobsesi pada olahraga. Dokter jantung Dr. Joel Kahn mengatakan, ada reaksi stres terhadap olahraga jarak jauh dan durasi yang lama - karena ini berarti kadar kortisol akan meningkat untuk waktu yang lama.

"Mungkin akan lebih bijaksana jika membangun kebiasaan berolahraga untuk menurunkan level stres sehari-hari, seperti meditasi, yoga, dan memenuhi tujuh hingga delapan jam tidur".

Dengan demikian, kita juga tak akan terlalu merasa bersalah karena tidak berolahrga. (Kompas.com/Bestari Kumala Dewi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awas, Olahraga Berlebihan Justru Berisiko Sakit Jantung",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved