Akhir Pekan, Penyidik Tipikor dan Tim Ahli Politeknik Negeri Kupang Turun Ke RS Pratama Boking

Tim ahli akan melihat kualitas dan volume pekerjaan, apakah sudah sesuai RAB atau tidak.

Akhir Pekan, Penyidik Tipikor dan Tim Ahli Politeknik Negeri Kupang Turun Ke RS Pratama Boking
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH., MH 

Akhir Pekan, Penyidik Tipikor dan Tim Ahli Politeknik Negeri Kupang Turun Ke RS Pratama Boking

POS-KUPANG.COM|SOE -- Sabtu (14/9/2019) dijadwalkan penyidik Tipikor Polres TTS bersama tim ahli dari Politeknik Negeri Kupang akan mendatangi RS Pratama Boking guna melakukan pengecekan bangunan.

Tim ahli akan melihat kualitas dan volume pekerjaan, apakah sudah sesuai RAB atau tidak.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH, MH kepada pos Kupang. Com, Rabu (11/9/2019) di ruang kerjanya.

Jamari mengatakan, cek fisik dilakukan usai penyidik melakukan koordinasi dengan Politeknik Negeri Kupang dan melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi yang diantaranya, mantan Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Hosiana In Rantau, mantan Kabag ULP, Jacob Benu, sekertaris Dinas Kesehatan, Barince Yalla dan lima orang panitia PHO.

" Rencana Sabtu ini kita turun untuk cek fisik bangunannya. Kita ingin lihat kualitas dan volume pekerjaannya. Sudah sesuai atau tidak," ungkap Jamari.

Terpisah, Ketua Sementara DPRD TTS, Marcu Mbau yang dimintai tanggapannya terkait proses hukum dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking, mengatakan mendukung penuntasan kasus tersebut.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan efek jerah kepada para pelaku dan juga mengembalikan kerugian negara.

Selain itu, penindakan tegas terhadap para pelaku tindak pidana korupsi akan memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut.

"Selaku wakil rakyat kita minta untuk secepatnya dituntaskan sehingga siapa-siapa yang bersalah dalam kasus ini bisa dihukum. Hal ini akan menjadi pembelajaran untuk publik agar tidak melakukan korupsi," ujarnya.

Diberitakan pos Kupang sebelumnya, Rumah Sakit Pratama Boking yang baru diresmikan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun pada Selasa kemarin, langsung terhendus korupsi.

Pasalnya, walau baru diresmikan, empat ruangan RS Pratama Boking sudah dalam keadaan rusak parah.
Plafon, dinding dan saluran drainase sudah dalam keadaan rusak saat diresmikan.

Melihat hal ini Unit Tipikor, Reskrim Polres TTS langsung bergerak melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi tersebut.

Oknum Anggota Polisi Kepergok Tanpa Busana dengan Istri Rekan Bisnis, Ini yang Terjadi

Jefri Riwu Kore Penerangan Jalan di Kota Kupang Rampung Tahun Ini

Surat panggilan kepada mantan Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Hosiana In Rantau, mantan Kabag ULP, Jakob Benu dan Sekertaris Dinas Kesehatan, Barince Yalla sudah dilayangkan penyidik Tipikor Polres TTS. Pemanggilan ini dilakukan dalam rangka memberikan klarifikasi. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved