Tahun 2019 NTT Terima 76 Jenazah TKI Ilegal

Siwa mengaku prihatin, masih banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya menjadi TKI Ilegal.

Tahun 2019 NTT Terima 76 Jenazah TKI Ilegal
pos kupang.com, gecio viona
Siwa SE, Plt Kepala BP3TKI Kupang saat ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (21/5/2018) pagi.

Tahun 2019 NTT Terima 76 Jenazah TKI Ilegal

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal di luar negeri dan dikirim kembali ke Indonesia sejak Januari hingga Agustus 2019 mencapai 76 orang.

Siwa, Kepala BP3TKI Kupang, diwawancarai POS-KUPANG.COM, di Hotel Aston Kota Kupang, Selasa (3/9/2019) mengatakan 76 TKI Ilegal NTT yang meninggal tersebut berstatus TKI Ilegal.

"Terbanyak dari Kabupaten Sikka dan Malaka, data pastinya, semua yang meninggal ini, TKI Ilegal," ungkap Siwa.

Siwa mengaku prihatin, masih banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya menjadi TKI Ilegal.

"Yang pasti banyak resikonya kalau menjadi TKI Ilegal dan kami akan kesulitan untuk memberikan perlindungan," ungkapnya.

Ia menjelaskan pada tahun 2017, jumlah PMI yang meninggal dunia dan dikirim ke NTT berjumlah 62 orang jenazah, meningkat menjadi 105 pada tahun 2018.

Silahkan Melamar! Lowongan Kerja di Yayasan Tanaoba Lais Manekat

Gila! Pensiunan Ini Paksa Berhubungan Badan dengan Seekor Sapi Alhasil Kondisinya Seperti Ini

Siwa berharap jumlah pekerja migran Indonesia asal daerah itu, yang menjadi korban di luar negeri pada 2019 ini bisa ditekan atau jangan sampai melebihi angka pada tahun 2018 lalu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved