Bupati Malaka Minta Elemen Masyarakat Kerja Harus Kompak

Bria Seran mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Laenmanen agar bekerja kompak dan saling mendengarkan

Bupati Malaka Minta Elemen Masyarakat Kerja Harus Kompak
POS KUPANG/DINAS KOMINFO
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat kunjungan kerjanya ke wilayah Laenmanen, Rabu (4/9/2019) 

Bupati Malaka Minta Elemen Masyarakat Kerja Harus Kompak

POS KUPANG.COM| BETUN---Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama Wakil Bupati Malaka Daniel Asa (almarhum) yang dipercayakan masyarakat memimpin Kabupaten Malaka sudah bekerja selama 1.284 hari.

Sebagai kepala daerah Stefanus Bria Seran mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Laenmanen agar bekerja kompak dan saling mendengarkan sehingga semua berjalan dengan baik dan aman.

Ajakan itu disampaikan Bupati Stefanus di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya ke wilayah Laenmanen, Rabu (4/9/2019) untuk melihat dari dekat pekerjaan Transmigrasi Lokal bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Menurut Bupati perdana Malaka ini bahwa tidak gampang mendapatkan bantuan seperti proyek translok karena harus bisa mempertaruhkan kepercayaan, baik di tingkat provinsi maupun tingkat pusat.

Masyarakat diajak minta untuk menjaga, merawat dan mengurusnya secara bertanggung jawab sehingga cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dapat terpenuhi",

"Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kepercayaan ini dengan merawat, memelihara dan mengurusnya secara bertanggung jawab sehingga apa yang menjadi keinginan kita untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dapat terpenuhi," ungkapnya.

Bupati kelahiran 26 Desember ini pun menyentil bahwa kegiatan dan pekerjaan sebesar ini tidak dapat berjalan, jika pemerintah dan masyarakat bekerja sendiri-sendiri.

"Saya melihat bahwa di Malaka ini kerja sama pemerintah dengan pihak legislatif berjalan dengan sangat baik sehingga bantuan seperti ini mendapat dukungan penuh dalam prosesnya di wilayah kabupaten ini," kata Bupati Stef.

Lebih lanjut, mantan Kadis kesehatan Propinsi NTT ini pun merincikan, penataan pemukiman atau translok seperti ini membutuhkan fasilitas umum seperti jalan, air, listrik, sekolah, pusat kesehatan masyarakat dan sebagainya yang menjadi satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan.

"Saya mendapat laporan dari Kadis Nakertrans Kabupaten Malaka bahwa sementara dibangun jalan desa, jalan poros, balai desa, embung dan kantor UPT yang pada saatnya akan dipergunakan secara baik oleh masyarakat yang menempati lokasi ini, sehingga perlu dijaga dengan baik," tuturnya.

RAMALAN ZODIAK CINTA Kamis 5 September 2019, Scorpio dan Capricorn Dipenuhi Cinta, Aries Romantis

Tahun 2019 NTT Terima 76 Jenazah TKI Ilegal

Kunjungan kerja di Translok Kapitan Meo ini dihadiri juga anggota DPRD Kabupaten Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat, para guru dan siswa SD, SMP dan SMA serta masyarakat. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas/Kominfo Malaka)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved