Ini yang Dilakukan Dinas Peternakan Ngada dalam Rangka Penanggulangan Rabies

populasi baru akibat kelahiran atau mutasi Anjing dari daerah lain dalam waktu 4-6 bulan setelah vaksin massal.

Ini yang Dilakukan Dinas Peternakan Ngada dalam Rangka Penanggulangan Rabies
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Ngada, drh. A. M. Felisitas Killa 

Ini yang Dilakukan Dinas Peternakan Ngada dalam Rangka Penanggulangan Rabies

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Ngada, drh. A. M. Felisitas Killa, mengatakan, strategi utama penanggulangan Rabies adalah dengan vaksinasi.

Vaksinasi itu meliputi, pertama Vaksinasi massal terhadap semua populasi dengan cakupan minimal 70 persen populasi.

Kedua, Revaksinasi yaitu vaksinasi Anjing-Anjing yang terlewatkan saat vaksin Massal.

Ketiga, Vaksinasi penyisiran atau sweeping yaitu vaksin pada populasi baru akibat kelahiran atau mutasi Anjing dari daerah lain dalam waktu 4-6 bulan setelah vaksin massal.

Keempat, Vaksin Emergency yaitu vaksin pada daerah positif Rabies .

"Selama ini yang dijalankan hanya vaksinasi massal dan vaksin emergency kerena keterbatasan vaksin Anjing. Sedangkan revaksinasi dan vaksin penyisiran tidak pernah dibuat sehingga ada banyak Anjing baru yang belum tervaksin," ungkap Felisitas, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (2/9/2019).

Ia mengatakan gigitan positif Rabies selama ini berasal dari Anjing baru tersebut yang nota bene belum tervaksin.

Ia menjelaskan terhadap kasus rabies ini, Dinas Peternakan Kabupaten Ngada telah melakukan beberapa hal yaitu, Vaksinasi emergency atau darurat pada desa positif Rabies.

Respon cepat kasus gigitan Anjing bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui investigasi setiap kasus gigitan Anjing.

Ini Kata Terakhir Siswa SMP yang Tewas di Halaman Rumah, Saat Pisau Menembus Jantungnya sang Ayah

Rapat Paripurna Masa Persidangan II DPRD NTT, Anwar Pua Geno : Ini Sidang Kami yang Terakhir

"Hasil penyidikan ini akan menjadi rekomendasi bagi dinas kesehatan untuk melanjutkan atau menghentikan pemberian VAR bagi korban gigitan Anjing," paparnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved