Kamis, 9 April 2026

Ini Pesan Kepala UPTD untuk Para Peserta Pelatihan

BLK selalu berupaya usai mengikuti pelatihan para peserta bisa terserap di dunia kerja atau membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/YENI RAHMAWATI
Kepala UPTD Latihan Kerja, Ny RR Sulistyo Ambarsari (tengah) berpose dengan para peserta menjahit dasar usai membuka Pelatihan Berbasis Kompeten UPT Pelatihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT (BLK Kupang), di BLK, Selasa (3/9/2019). 

Ini Pesan Kepala UPTD untuk Para Peserta Pelatihan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Balai Latihan Kerja dikhususkan untuk melatih masyarakat NTT untuk bisa memiliki keterampilan.

BLK selalu berupaya usai mengikuti pelatihan para peserta bisa terserap di dunia kerja atau membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Kepala UPTD Latihan Kerja, Ny RR Sulistyo Ambarsari, ketika membuka Pelatihan Berbasis Kompeten UPT Pelatihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT (BLK Kupang), di BLK, Selasa (3/9/2019), mengatakan sesuai dengan visi Gubernur NTT, NTT Bangkit Menuju Sejahtera maka masyarakat NTT harus bangkit tidak boleh bermalas-malasan.

Orang NTT harus mempunyai mimpi akan kesuksesan karena tidak ada sukses tanpa kerja keras.

"Kita harus membangun karaker karena dengan membangun karakter maka semua akan berhasil. Pelatihan ini akan gagal kalau seandainya motivasi yang ada sangat kurang maka akan gagal. Saya berharap pelatihan ini tidak gagal," katanya kepada puluhan peserta ini.

Ia menegaskan alni BLK tidak boleh ada yang menjadi pengangguran. Minimal bisa mandiri dengan membuka peluang peluang usaha sendiri.

"Kita harus bisa melihat apa yang bisa saya kerjakan dan dapatkan ketika memulai keterampilan yang saya miliki. Karena keterampilan keterampilan yang akan didapat di tempat ini sebagai peluang kerja," ujarnya.

Ia mengatakan BLK sedang berupaya membangun sinergitas dan relasi dengan banyak perusahaan swasta seperti dari Malaysia, perusahaan garmen di Solo dan bekerja sama juga dengan Balai-Balai besar lainnya.

Sehingga setiap lulusan BLK bisa terserap dengan lapangan kerja.

"Saya meminta ketika hari ini mulai masuk dalam pelatihan, pagi ini dibuka para peserta bisa sukses dan mengikuti atutan dan menyelesaikan sampai penutupan," ujarnya.

Ia berpesan agar para peserta tetap menjaga motivasi dan kesehatan sehingga semuanya bisa lulus mengikuti pelatihan ini.

Salah satu peserta dari Maulafa, Monalisa sangat senang diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan menjahit.

Ia bertekad untuk bisa berlatih hingga 30 hari dengan aturan yang berlaku.

Moeldoko Sebut Aktor Rusuh Papua Benny Wenda Akan Ditangani Pemerintah Secara Politik, Tidak Militer

BREAKING NEWS : Kawanan Pencuri Beraksi Dengan Kekerasan di Takari, 5 Korban Terluka

Yuk Cobain Bakso Iga Sapi B & B, Rasanya Nyami

"Mudah-mudahan nanti saya bisa membuka tempat jahit sendiri," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved