Minggu, 19 April 2026

Pemicu Maraknya Kebakaran Padang Savana di Kabupaten Nagekeo, Ada Unsur Kesengajaan

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, menduga kebakaran lahan, bukit dan padang savana yang terjadi akhir-akhir ini di Nagekeo karena ada unsur

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
 Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan
 Kondisi lahan dan savana di daerah perbatasan Dhereisa - Renduwawo Kabupaten Nagekeo, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, menduga kebakaran lahan, bukit dan padang savana yang terjadi akhir-akhir ini di Nagekeo karena ada unsur kesengajaan dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Bupati Don mengatakan hampir semua bagian wilayah yang memiliki bukit dan padang savana yang indah dengan tumbuhan yang indah dengan bentuk landacape yang bagus sudah menjadi incaran orang-orang yang tak bertanggungjawab untuk dibakar.

"Jadi memang ini ada unsur kesengajaan juga. Jadi sebetulnya ini menjadi perhatian kita. Saya akan mulai dari Kepala Desa. Dilingkungan terdekat mereka paling tau siapa orang yang membakar itu atau siapa yang berperilaku membakar itu," ungkap Bupati Don, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (31/8/2019).

Bobotoh Desak Bomber Ezechiel Ndouassel Hengkang dari Persib Bandung, Ini Alasannya

Bupati Don mengatakan kalau selama ini secara tradisional kita menuduh para pemburu musiman. Tapi kita terakhir ini berhadapan dengan perilaku vandalisme termasuk dijalan raya, bakar padang savana.

Bupati Don mengaku perilaku vandalisme itu sangat tidak bagus dan hanya merusak keindahan alam. Tak hanya itu, lahan, bukit dan padang savan akan terlihat kurang eksotik karena semua rumput sudah ludes terbakar.

Bupati Don meminta semua kepala desa, para ketua RT untuk bisa menjaga wilayah masing-masing dan mereka pasti mengetahui pelakunya.

Persija Jakarta Datangkan Bek Anyar asal Brasil, Ini Profil dan Data Alexandre Luis

"Sehingga kemarin ketika di Pol PP kita membutuhkan orang khusus untuk mengantisipasi kebakaran hutan, saya bilang tidak. Yang kita butuhkan sekarang itu adalah berbicara pemimpin setiap level sampai ketingkat RT. Kita dengar dari mereka, seberapa tau mereka tentang kebakaran itu. Karena pelaku itu ada diantara kita ini, sebetulnya saling mengetahui," ujar Bupati Don.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak boleh melakukan tindakan tidak terpuji yang merusak lingkungan dan mengajak masyarakat agar merawat serta melestarikan lingkungan. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved