Jumat, 1 Mei 2026

Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Alam Minta Air Bersih, Begini Respon Bupati Nagekeo

Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Alam Minta Air Bersih, Begini Respon Bupati Nagekeo

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana pelatihan pemandu wisata alam yang digelar oleh Dispar Nagekeo di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Sabtu (31/8/2019). 

Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Alam Minta Air Bersih, Begini Respon Bupati Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Satu diantara peserta pelatihan pemandu wisata alam di Nagekeo adalah Nur Hikmah.

Nur Hikmah merupakan peserta yang berasal dari Desa Marapokot Kecamatan Aesesa.

Nur Hikmah mengaku sangat senang dan bangga bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Nagekeo.

Buntut Viral Video Pelonco Universitas Khairun, 4 Mahasiswa Senor Diskors, BEM Minta Maaf

Bagi Nur Hikmah, pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas SDM pemandu wisata alam di Nagekeo.

Pada kesempatan diskusi bersama Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Nur Hikmah, mengungkapkan bahwa potensi atau destinasi wisata di Desa Maropokot itu banyak.

Selain wisata pantai, tempat wisata lainnya adalah bukit, air panas Maropokot dan tanaman Mangrove yang indah.

Dua Komika yang Ditangkap Mengaku Konsumsi Sabu untuk Menambah Percaya Diri

"Disana ada potensi, salah satunya wisata air panas dan wisata pantai dan wisata Mangrove. Kami disana ada tempat wisata. Bicara soal wisata soal fasilitas dan bicara tentang infrastruktur. Satu permintaan kami, kami butuh air bersih, sangat butuh air bersih, bagaimana kalau orang ke tempat kami air bersih tidak ada," ungkap Nur Hikmah dihadapan Bupati Don dan puluhan peserta pelatihan.

Nur Hikmah berharap agar ada perhatian dari Pemerintah dan berharap agar bisa memenuhi kebutuhan dasar warga.

Menanggapi hal itu, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, mengakui bahwa memang kebutuhan air minum sangat mendesak karena itu adalah kebutuhan dasar.

Bupati Don mengatakan semua kebutuhan dasar akan terpenuhi namun masih ada kendala soal air baku yang hanya bersumber dari Lowo Meli.

"Kita sekarang masih kurang air bersih. Rencana kita dalam tahun-tahun yang akan datang penuhi itu termasuk tadi air minum. Air minum kita sedang betul negosiasi dengan berbagai pihak untuk ambil air di Lowomeli sana. Kita harap kita ambil semua debit yang besar itu, kita bisa angkut kalau kau sudah kita ambil di ujung sawah di bawah sebelum masuk terjun. Kalau ambil disitu pasti jadi. Kami memastikan dulu bahwa kita bisa ambil dari situ mudah-mudahan tahun depan sudah ada di sini. Itu yang kita bisa lakukan mudah-mudahan project itu sudah realisasi," ujar Bupati Don. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved