Terkendala SDM, Kadis PMD Sumba Barat Datangkan Nara Sumber Beri Bimtek Aparatur Desa

pengelolaan keuangan desa menggunakan aplikasi sistem informasi keuangan desa.

Terkendala SDM, Kadis PMD Sumba Barat Datangkan Nara Sumber Beri Bimtek Aparatur Desa
POS KUPANG/PETRUS PITER
Kepala Dinas PMD SB, Yakobus J.Dapamerang

Terkendala SDM, Kadis PMD Sumba Barat Datangkan Nara Sumber Beri Bimtek Aparatur Desa

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat, Yakobus J.Dapamerang mengatakan sampai saat ini sumber daya manusia (SDM) aparatur desa masih sangat terbatas sehingga terkadang mengganggu jalannya pelaksanaan program pembangunan desa.

Mengatasi kondisi itu, pihaknya mendatangkan nara sumber ke Sumba Barat untuk memberikan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan desa menggunakan aplikasi sistem informasi keuangan desa.

Pihaknya tidak menginginkan pelatihan aparatur desa di Jakarta karena berdampak miliran dana dari Sumba Barat dibawah ke Jakarta. Padahal dana miliran rupiah itu seharusnya beredar di Sumba Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumba Barat, Yakobus J.Dapamerang menyampaikan hal itu di kantornya, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, memutuskan mendatangkan nara sumber ke Sumba Barat untuk memberikan pelatihan jauh lebih efisien sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Dikatakan, pada prinsipnya keterbatasan sumber daya manusia aparatur desa bukan merupakan satu penghambat pembangunan desa.

Justru kondisi itu memacu pihaknya berkreasi menciptakan SDM unggul dan cerdas membangun desa di Sumba Barat.

Salah satu jalan keluar adalah memberikan pelatihan pengelolaan keuangan desa, sistem perencanaan pembangunan desa dan lain-lain agar aparatur desa memiliki pengetahuan ketika mengaplikasikan program tersebut di lapangan.

Sebagai pimpinan dinas merasa sangat penting membangun sumber daya manusia aparatur desa agar lebih kreatif dan inovatif membangun desanya ke depan.

Saat ini, pihaknya juga memfokuskan mendorong desa membuat program badan usaha desa (Bumdes) untuk menggerakan pembangunan ekonomi desa.

Saat ini, sudah ada beberapa Bumdes sangat baik perkembangannya seperti Bumdes di Desa Tebara dan Lapale. Kedua Bumdes tersebut bergerak dibidang pariwisata.

Harapan ke depan semakin banyak hadir Bumdes demi menggerakan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa setempat.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved