Dapur Kelor Punya Jaringan di 14 Kabupaten/Kota se-Indonesia

Ratusan UMKM di kota Kupang mengikuti Pelatihan dan Pemasaran Prodak UMKM melalui e-commerce yang digelar KPP Pratama Kupang dengan Tokopedia. Tak ha

Dapur Kelor Punya Jaringan di 14 Kabupaten/Kota se-Indonesia
istimewa
DAPUR KELOR -- Peserta UMKM mengunjungi Dapur Kelor Indonesia di GKN, Selasa (27/7/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Ratusan UMKM di kota Kupang mengikuti Pelatihan dan Pemasaran Prodak UMKM melalui e-commerce yang digelar KPP Pratama Kupang dengan Tokopedia.
Tak hanya pelatihan saja tapi beberapa pelaku UMKM dan perbankan memamerkan hasil prodaknya di paling belakang area pelatihan.

Meja-meja ditata berbentuk leter U agar para peserta bisa dengan mudah mengunjungi UMKM. Sebelah kiri paling depan diisi oleh CV Dapur Kelor Indonesia yang memasarkan stik kelor yang dipadukan dengan bahan seperti katela, ubi ungu serta pisang, sehingga menciptakan cita rasa unik dan nikmat. Harga yang ditawarkan Rp 15.000.

Selanjutnya ada Choko Bar harga Rp 25.000. Coklat kelor berbentuk kotak, dengan bahan dasar coklat putih pilihan dipadukan dengan serbuk premium moringa dengan isi kacang mede premium, sehingga memiliki cita rasa unik, gurih dan tentunya menyehatkan.

Dan masih banyak prodak olahan lainnya berbahan dasar kelor.
CEO and Founder Dapur Kelor Indonesia, Kiky Nurizky, kepada POS-KUPANG. COM, Selasa (27/8/2019), mengatakan CV Dapur Kelor Indonesia menyasar ke anak muda dari segi packing, olahan dan inovasi.

Dapur Kelor juga telah memasarkan prodak melalui Tokopedia. CV Dapur Kelor Indonesia yang berlokasi di RSS Oesapa Blok Q No. 17 Kelapa Lima ini sudah mempunyai jaringan di 14 kabupaten/kota di Indonesia seperti Bandung, Jogja, Bali, Pontianak, Bengkulu, Jakarta, Bekasi, Tasikmalaya, Surabaya, Cimahi, Sulawesi Tengah Sigi, Jayapura, Labuan Bajo dan Cirebon.

350 Siswa SMP di Kabupaten Kupang Ramaikan Jambore Pramula di Kawasan Nunkurus

Prodak berbahan dasar kelor ini, kata Kiky, sangat diminati baik masyarakat NTT maupun luar NTT. Di NTT masyarakat suka membeli cemilan dan teh kelor. Sedangkan di Jogja konsumen lebih banyak membeli prodak skin car seperti masker dan sabun. Ada juga yang mencari kopi, coklat, dan teh celup.

"Kedepannya kami berencana untuk membuat cafe dan galeri oleh-oleh NTT khusus kelor. Kita akan membuka pusat kelor dan bakal menampung olahan produksi dari kelor yang diterima dan dipacking ulang," ujarnya.

Kata Kiky, pasaran CV Dapur Kelor Indonesia menyasar anak muda. "Kita tidak memikir ekspor tapi bagaimana anak muda Indonesia mau memakan kelor dari prodak kami," ujarnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved