Danrem 161 Wira Sakti terima Kunjungan LPPM Universitas Pertahanan

Pihak Danrem 161 Wira Sakti menerima kunjungan LPPM Universitas Pertahanan

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Penrem 161
Danrem menerima kunjungan Tim Universitas Pertahanan di Makorem 161 Wirasakti paha Senin (26/8/2019). 

Pihak Danrem 161 Wira Sakti menerima kunjungan LPPM Universitas Pertahanan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( LPPM) Universitas Pertahanan melaksanakan kunjungan ke Wilayah Korem 161/Wira Sakti Kupang. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka penelitian sebagai bentuk realisasi dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Tim LPPM Universitas Pertahanan diterima langsung oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos di Lobby Makorem 161/Wira Sakti, Senin (26/08/2019).

Pemda TTU Kembangkan Kota Layak Anak Tahun 2030

Pada kesempatan tersebut Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim LPPM Universitas Pertahanan.

"Selamat datang Tim LPPM Universitas Pertahanan di Makorem 161/Wira Sakti dalam rangka melaksanakan penelitian," ungkap Danrem 161/Wira Sakti.

Danrem 161/Wira Sakti lebih lanjut kemudian menyampaikan secara umum tentang tugas pidato Korem 161/Wira Sakti.

Diduga Korban Pembunuhan, Warga Temukan Kerangka Manusia di Kebun Belakang Rumah

" Korem 161/Wira Sakti mempunyai tiga tugas pokok yaitu sebagai Satuan Komando Kewilayahan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dan Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar, dan dalam pelaksanaan tugas tersebut selalu bersinergi dengan Unsur Pemerintah Daerah beserta seluruh komponen masyarakat di Provinsi NTT," jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Lebih lanjut, dalam kaitan dengan penelitian ini, dijelaskan garis besar pelaksanaan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL.

"Korem 161/Wira Sakti sebagai Komando Pelaksana Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan unsur pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya. Satgas yang ada di perbatasan yaitu Sektor Timur dan Sektor Barat serta Satgas Teritorial," jelas Danrem 161/Wira Sakti

Dalam penelitian ini, LPPM Universitas Pertahanan menggunakan metode wawancara, kuesioner dan studi dokumen.

Sedangkan tujuannya adalah memperoleh data awal tentang pengelolaan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dalam meningkatkan sistem pertahanan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,khususnya di Kab Belu

Adapun tempat penelitian adalah di Makorem 161/Wira Sakti, Kantor Gubernur NTT, Universitas Nusa Cendana, Kodim 1604/Kupang, Kodim 1605/Belu, Kantor Bupati Belu, Kodim 1618/TTU, Kantor Bupati TTU dan Satgas Pamtas RI RDTL.

Sebagai Narasumber dalam penelitian yang rencana akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan ini adalah Gubernur NTT, Danrem 161/Wira Sakti, Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Masyarakat Pemprov NTT, Kepala Dinas Statistik Pemprov NTT, Dekan Fisip Universitas Nusa Cendana Kupang dan beberapa pejabat lain yang terkait dengan Perbatasan RI-RDTL.

Tim Peneliti adalah Brigjen TNI Agus Winarna, S.I.P.,M.Tr (Han), Kol Arm Ridwan Gunawan, S.I.P.,M.Han dan Letkol Inf Dr. Triyoga Budi Prasetyo, M.Si

Hadir menyambut Tim LPPM Universitas Pertahanan di Makorem 161/Wira Sakti ini adalah Danlantamal VII/Kupang, Yang mewakili Danlanud El Tari Kupang, Kasrem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang dan Para Kasi Korem 161/Wira Sakti. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved