Unjuk Rasa Mahasiswa Papua di Kupang - NTT, Ini Suarakan 14 Tuntutan Mereka
uluhan mahasiswa asal Papua di Kupang yang tergabung dalam Komite KOMITE AKSI SOLIDARITAS untuk PAPUA - Kupang NTT (KASPA NTT) melakukan unjuk rasa di
Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM |KUPANG -- Puluhan mahasiswa asal Papua di Kupang yang tergabung dalam Komite KOMITE AKSI SOLIDARITAS untuk PAPUA - Kupang NTT (KASPA NTT) melakukan unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) NTT pada Sabtu (24/8/2019) sore.
Aksi unjuk rasa yang diikuti lebih dari 20-an mahasiswa itu dimulai sekira pukul 15.15 Wita.
Dalam aksi, beberapa mahasiswa tampak mengecat wajah mereka dengan warna hitam. Selain mahasiswa dan mahasiswi Papua, tampak pula dua mahasiswa asal NTT yang ikut dalam aksi.
• BREAKING NEWS :Yuventus Tpoy Tewas Dihantam Eksavator di Amfoang Timur, Ini Kronologinya
Dalam unjuk rasa tersebut, mahasiswa bergantian melakukan orasi di depan barisan pengunjuk rasa. Mereka juga membawa spanduk dan poster.
Menurut Koordinator Aksi Maichel Mirip, mereka membawa 14 poin pernyataan sikap yang merupakan manifestasi solidaritas mereka terhadap apa yang dialami oleh rekan rekan mereka di Surabaya dan Malang Jawa Timur.
• Yuk Buruan ke McD Merchandise Menarik Menanti Anda untuk 100 Pembeli Pertama
Unjuk rasa mahasiswa tersebut dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota yang dipimpin langsung Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya PT Binti bersama Wakapolres Kompol Edward Jacky T. Umbu Kaledi.
• BREAKING NEWS: Di NTT, Caleg Sikka Mendadak Pingsan Saat Gladi Pelantikan
Unjuk rasa berlangsung tertib meski sempat terjadi sedikit ketegangan ketika Kapolres berusaha menenangkan mahasiswa saat mulai meneriakan yel yel.
• Ini Rekor Pertemuan 2 Tim Laskar Saburai Badak Lampung vs Persib Bandung Ini yang Lebih Unggul
• Tuan Rumah Madura United Gilas Tim Tamu PSIS Semarang, SIMAK Hasil Pertandingan Liga 1 2019
Para peserta bahkan sempat mempersembahkan tari Papua kepada para personil kepolisian sebelum mengakhiri unjuk rasa pada pukul 17.00 Wita. (hh)