Sudah Lulus Kuliah Tapi Belum Punya Pekerjaan, Kamu Bisa Punya Penghasilan Asalkan Kreatif

perkembangan teknologi informasi saat ini, kita bisa memperoleh positif apa saja yang membantu kita untuk berbuat sesuatu yang kreatif.

Sudah Lulus Kuliah Tapi Belum Punya Pekerjaan, Kamu Bisa Punya Penghasilan Asalkan Kreatif
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI.
Vena Pah, alumni Universitas Nusa Cendana (Undana) Undana Kupang, menjual hasil karyanya di Pusat Layanan Terpadu Jl. Palapa Nomor 4 Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (16/8/2019). 

Sudah Lulus Kuliah Tapi Belum Punya Pekerjaan, Jangan Putus Asa! Kamu Bisa Punya Penghasilan Asalkan Kreatif

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Vena Pah, alumni Universitas Nusa Cendana (Undana) Undana Kupang, menjual hasil karyanya di Pusat Layanan Terpadu Jl. Palapa Nomor 4 Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (16/8/2019).

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Banyak lulusan sarjana, S2 belum punya pekerjaan, bahkan ada yang sudah bertahun-tahun pengangguran. Memang, dari tahun ke tahun kian sulit mendapat pekerjaan.

Terlalu lama menganggur bisa membuat seseorang stres, belum lagi yang ditambah persoalan biaya hidup yang terus meningkat. Nah bagaimana mendapat penghasilan walau belum punya pekerjaan?

Vena Pah, lulusan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang adalah salah satu contoh seorang yang kreatif bagaimana menghasilkan uang dengan mengoptimalkan potensi, pengalaman dan peluang yang ia miliki.

Vena diwawancarai POS-KUPANG.COM, di Pusat Layanan Terpadu (PLUT) di Pusat Layanan Terpadu (PLUT), Jl. Palapa Nomor 4 Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dalam kegiatan pasar murah yang diselenggarakan Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Jumat (16/8/2019).

Vena baru diwisuda beberapa bulan lalu. Pasca lulus, ia langsung menyibukkan diri membantu ibunya membuat sepatu, tas, dompet dengan motif daerah NTT.

Bagi Vena membuat sepatu, tas, dompet bukan hal baru. Sejak masih di bangku SMA, Ia sudah mulai belajar membuat sepatu. Vena dibimbing oleh ibunya.

Selain membuat sepatu, Vena juga sibuk menjual hasil karyanya itu. Sebulan ia bisa meraup keuntungan hingga satu juta rupiah. Karena belum memiliki kios atau tempat menjual, Vena sering berkeliling dterutama saat ada pameran atau festival di seputar Kota Kupang.

"Kalau untuk promosi, tidak keluar biaya, gampang kok. Sekarang sudah ada media sosial, yah lewat media sosial saja. Kita belum punya toko atau kios, jadi kita jual di rumah saja di Oebobo," ungkapnya.

Menurutnya, selagi kita masih muda, sebaiknya kita membekali diri dengan berbagai keterampilan. Bisa belajar dari orang lain, keluarga, teman-teman, tetangga atau kenalan.

"Dulu waktu belajar membuat sepatu, tas atau dompet dengan mama, saya tidak pernah berpikir bahwa nanti saya bisa dapat banyak manfaat. Eh pas tamat kuliah, muncullah ide untuk kembangkan usaha mama, karena memang saya bisa kerjakan," ungkap Vena.

Menurutnya, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, kita bisa memperoleh positif apa saja yang membantu kita untuk berbuat sesuatu yang kreatif.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Temui Kepala BNN, Ternyata Ini yang Disampaikan

Sambut HUT ke - 74 RI , Kemenag NTT Gelar Workshop Deteksi Dini Paham Radikal

"Tergantung, dari minat dan bakat kita, maunya ke mana. Saya di kerajinan tangan, mungkin ada teman lain bakatnya di bidang tata rias, tata boga, bisa kembangkan untuk dapat penghasilan. Jadi keterampilan atau pengalaman yang kita punya tidak sia-sia" ujar Vena.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved