Kegiatan Pepramukaan Harus Ditingkatkan Wujudkan Anak Nagekeo yang Berkarakter

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco, mengatakan gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal merupakan

Kegiatan Pepramukaan Harus Ditingkatkan Wujudkan Anak Nagekeo yang Berkarakter
Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan
Bupati Don saat bersama anggota Pramuka di Desa Tonggurambang Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Rabu (14/8/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco, mengatakan gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan.

"Gerakan ini bertujuan menumbuhkan tugas bangsa menjadi generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur, memiliki kecerdasan dan ketrampilan yang tinggi, sehat jasmani dan bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya," ujar Bupati Don dalam acara penutupan kegiatan Pramuka tingkat Kabupaten Nagekeo di Desa Tonggurambang Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Rabu (14/8/2019).

Bupati Don mengatakan untuk mencapai tujuan tersebut, gerakan Pramuka tentu diarahkan pada program berupa pendidikan mental dan kepribadian, ketrampilan serta karya bakti untuk membantu masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup, peningkatan perekonomian keluarga, kesehatan dan pendidikan serta bidang sosial lainnya.

Waspada! Tiga Perairan di Wilayah Sumba Berpotensi Tinggi Gelombang Mencapai 3.0 Meter SIMAK

BREAKING NEWS -Ancam Unggah Foto Telanjang, Seorang Wanita di TTU Lapor Akun Phutryy ke Polisi

"Kemajuan gerakan Pramuka Indonesia tentu tidak terlepas dari upaya yang tidak mengenal lelah para pendiri gerakan Pramuka, yang berjuang keras mendharma-bhaktikan diri untuk membesarkan tugas yang telah ditanam," katanya.

Bupati Don menegaskan kepada para guru di sekolah untuk terus melatih, membimbing kegiatan Pramuka, supaya peserta didik hidup berdisiplin, berbudi luhur, Berakhlak mulia, yang sasarannya pada pendidikan karakter, cinta Nagekeo dengan mengutamakan kearifan lokal.

Antara lain, yakni melalui Bela Beli Nagekeo, pengolahan makanan lokal, tenun ikat, anyaman ( Bere-Bola bae, tikar dari gewang, lontar, pandan, Bakul dan lainnya).

Persib Bandung Kembali Gagal Menang vs Borneo FC, Pelatih Roberts Kembali Ungkap Masalah Utama

Begini Aksi Penyanyi Rambu Piras di Arena Pameran Pembangunan dan Hiburan Rakyat NTT di Lasiana

"Saya mengajak kita semua untuk hidup berubah menuju Nagekeo yang sejahtera, nyaman dan bermartabat melalui Pertanian dan Pariwisata," ujarnya.

Ia berharap agar kedepan kegiatan Kepramukaan di Nagekeo terus ditingkatkan dan anak-anak Nagekeo menjadi tulang punggung bangsa dan negara ini. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved