Ini Deretan Menteri Layak Dipertahankan Jokowi Menurut Netizen, Ada Srimulyani dan Susi Pudjiastuti

Kinerja para menteri tak pernah lepas dari sorotan netizen di media sosial. Lalu menteri siapa saja yang layak dipertahankan menurut netizen?

Ini Deretan Menteri Layak Dipertahankan Jokowi Menurut Netizen, Ada Srimulyani dan Susi Pudjiastuti
KOMPAS.com/Dok. Kemeneristekdikti
Presiden Jokowi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan para pejabat di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Istana Negara (10/10/2018) 

Ini Deretan Menteri Layak Dipertahankan Jokowi Menurut Netizen, Ada Srimulyani dan Susi Pudjiastuti

POS-KUPANG.COM -Ini deretan menteri yang layak dipertahankan Jokowi menurut SURVEYi di media sosial

Kinerja para menteri tak pernah lepas dari sorotan netizen di media sosial.

Bahkan mereka menyuarakan nama-nama menteri yang dinilai layak dipertahankan.

Indonesia Indicator (I2) melakukan riset berbagai percakapan mengenai menteri, kementerian, dan kebijakan kementerian sepanjang Juli 2018 hingga Juli 2019.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang mengungkapkan, data pembicaraan terkait menteri di Facebook mencapai 55.848 post dari 15.548 akun organik.

Sedangkan, pembicaraan terkait kebijakan menteri mencapai 62.662 post dari 19.977 akun organik.

"Berbagai perbincangan di Facebook dalam riset ini berasal dari akun organik, bukan robot. Jadi percakapan mengenai menteri dan kebijakan menteri relatif berlangsung alami," ujar Rustika saat dihubungi, Kamis (15/8/2019).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Istimewa)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (KOMPAS.com/Ambaranie Nadia)
Menteri Kuangan Sri Mulyani, Sri Mulyani, memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018).
Menteri Kuangan Sri Mulyani, Sri Mulyani, memberikan keterangan kepada wartawan terkait realisasi APBN triwulan pertama 2018 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018). (KOMPAS.COM)

Rustika menjelaskan, pembicaraan mengenai “Menteri Kabinet”, mulai ramai 9 Juli 2018 dan intensitasnya terus mengalami kenaikan hingga 15 Juli 2019.

Halaman
1234
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved