DKP Sumba Timur Kampanyekan Stop Buang Sampah Plastik di Laut dan Pungut Sampah di Jalan

DKP Sumba Timur kampanyekan stop buang sampah plastik di laut dan pungut sampah di jalan

DKP Sumba Timur Kampanyekan Stop Buang Sampah Plastik di Laut dan Pungut Sampah di Jalan
POS-KUPANG.COM/Dok.DKP Sumba Timur
Para pegawai di DKP sumba Timur sefang memungut sampah di jalan. 

DKP Sumba Timur kampanyekan stop buang sampah plastik di laut dan pungut sampah di jalan

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU - Cara unik yang dilakukan oleh para pegawai dari Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP) Kabupaten Sumba Timur pada karnaval menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74, Selasa (13/8/2019) kemarin.

Dengan mengangkat tema 'Stop Buang Sampah Plastik di Laut' para pegawai dari DKP Sumba Timur memungut sampah dalam perjalan yang dilewati sebagai rute karnaval itu. Mereka memungut sampah baik yang dibuang oleh peserta karnaval maupun sampah plastik yang dibuang warga di bahu jalan, sebagai bentuk kampenye mereka kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan.

Ini Kronologi Kejadian Brigadir Anumerta Hedar Tewas di Tangan Penjahat di Papua

Kepala Dinas Kelautan dan Perikaan (DKP) Markus K. Windi, S.Pi, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (14/8/2019) menjelaskan tujuan mereka memilih sampah plastik di jalan pada kegiatan karnaval itu, agar masyarakat diberi pemahaman bahwa sampah plastik yang dibuang di darat pada waktunya akan sampai ke laut melalui sungai, banjir dan lain-lain.

Sampah plastik sangat berbahaya bagi kelestarian ekosistem dan sumber daya perairan yang di dalamnya dimana ada biota perairan yang hidup. Contohnya ikan, selain membahayakan keselamatan ikan itu sendiri, juga membahayakan kesehatan manusia, jika manusia konsumsi ikan.

Neo Hotel by Aston Kupang Lakukan Aksi Sosial Ini Peringati HUT Kemerdekaan RI

"sampah plastik sangat sulit terurai dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai. Jadi kemarin psda saat karnaval kami langsung pilih sampah plastik di jalan baik yang dibuang oleh peserta karnaval maupun oleh penonton,"kata Markus.

Sekretaris DKP sumba Timur Yohanis Njurumana,S.Pi,M.A.P, juga menambahkan tujuan merka memungut sampah itu, terkait dengan ajakan stop buang sampah di laut.

Menurut Yohanis, itu merupakan seruan moral bagi masyarakat umum karena saat ini isu lingkungan khususnya pesisir dan laut yang dicemari oleh sampah plastik menjadi perhatian publik. Karena sampah plastik secara tidak langsung membunuh manusia sebagai akibat ikan makan sampah plastik selanjut ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia.

"Kami juga sudah menghimbau kepada semua nelayan yang memiliki kapal untuk menyediakan tempat sampah di kapal,"katanya.

Yohanis juga mengirimkan referensi terkait bahaya kantong plastik di laut dimana berisi, sebuah kantong sampah plastik yang dibuang di jalan, suatu ketika sampai ke laut mengambang dan menipu ikan-ikan seakan ubur-ubur, seakan plankton, seakan ikan-ikan kecil yang mengkilap. Ikan-ikan akan melahapnya dan suatu ketika kita akan melahap ikan-ikan itu.

Sejak itu, perjalan kematian sebuah kantong plastik, merambah tubuh kita, mematikan sel-sel dan merusak pencernaan. Lewat kotoran kita, lewat mayat-mayat kita yang dikomsumsi makluk lainya perjalanan kematian terus berulang mengendarai rantai makanan dalam lima ratus tahun menuju titik urainya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved