Tulang Ikan Tidak Dibuang tapi Jadi Makanan Yang Enak, Kok Bisa?

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mawar di Kelurahan Lasiana mempunyai produk dari tulang ikan yang diberi nama Stik Tulang Ikan.

Tulang Ikan Tidak Dibuang tapi Jadi Makanan Yang Enak, Kok Bisa?
ye
Anggota UMKM, Visrian (kanan) dan Nona (Kiri) berpose sambil mempromodikan hasil olahan produk lokal di depan stand UMKM, Senin (12/8/2019) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mawar di Kelurahan Lasiana mempunyai produk dari tulang ikan yang diberi nama Stik Tulang Ikan.

"Biasanya makan ikan, tulangnya dibuang tapi dengan penuh kreativitas kami mengolah tulang ikan menjadi stik. Stik ini dibuat dari tulang ikan tuna yang dibersihkan lalu dimasak dengan presto, kemudian diblender hingga halus, kemudian dicampur tepung terigu dan kanji serta bumbunya," kata Anggota UMKM, Visrian Mbulu, di Lippo Plaza Kupang, Senin (12/8/2019)

Ia mengatakan, stik tulang ikan ini merupakan ide dari ketua kelompok, dan saat ini sudah ada yang membuat tapi Visrian menegaskan bahwa rasanya pasti berbeda karena produk ini memiliki inovasi sendiri.

Selain stik ikan, produk lainnya adalah stik kelor, stik ubi ungu, stik tulang ikan, stik labu, stik wortel dan keripik pisang manis. yang dijual dengan harga Rp 20 ribu per kemasan. Ada pula dendeng ikan Rp 50 ribu/kemasan, gula merah Rp 20.000, teh kelor, Rp 10.000, biji kelor Rp 40 ribu, gula semut Rp 25 ribu, madu Rp 60.000.

Hanya Dua Bulan, BTN Cabang Kupang Beri Diskon Provisi 50 Persen

Saturday Treat di Sotis Hotel, Makan Berempat Hanya Bayar Untuk Tiga Orang

Visrian menambahkan, UMKM Mawar juga menerima pesanan untuk brownis kelor Rp 50.000 per pan dan juice walker dengan isian semangka, yogurt susu dan kurma Rp 15.000 satu cup. Kami juga terima pesanan stik dalam hitungan kilo.

Ia menegaskan, hasil olahan UMKM ini tidak bisa didapatkan di swalayan karena minimnya pembeli. "Kami pernah masukkan ke swalayan, toko tapi tidak ada yang beli. Jadi semuanya dikembalikan lagi kepada kami. Daripada terus merugi jadi kami buka orderan dan juga dibantu Bank NTT untuk memfasilitasi tempat jadi banyak yang kenal," tuturnya.

UMKM Mawar Lasiana merupakan binaan Bank NTT sejak tahun 2017. Dengan adanya binaan ini, diakuinya, orderan bertambah banyak karena disiapkan tempat dan juga dana pinjaman. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yenny Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved