Perjuangan Veteran 1975-1976 Dihargai Pemerintah Indonesia

Perjuangan para veteran perang saat Operasi Seroja tahun 1975-1976 guna merebut Timor Portugis untuk berintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indo

Perjuangan Veteran 1975-1976 Dihargai Pemerintah Indonesia
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KETUA---Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Malaka, Daniel Manek 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| BETUN----Perjuangan para veteran perang saat Operasi Seroja tahun 1975-1976 guna merebut Timor Portugis untuk berintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mendapat perhatian dari pemerintah Indonesia.

Perhatian tersebut ditandai dengan pemberian gaji setiap bulan dari pemerintah Indonesia kepada veteran yang memiliki SK gelar.

Hal ini dikatakan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Malaka, Daniel Manek kepada Pos Kupang. Com, Selasa (13/8/2019).

BREAKING NEWS : Nenek 80 Tahun di TTU - NTT Tewas Tersengat Arus Listrik, Ini Kronologinya

Menurut Daniel, para veteran di Kabupaten Malaka merasa ada bentuk perhatian dari pemerintah Indonesia yang ditandai dengan pemberian dana kehormatan dan tunjangan setiap bulan kepada veteran. Jumlah uang yang diterima setiap bulan mencapai Rp 2.7500.000.

"Gaji itu ada dua macam. Pertama dana kehormatan dan kedua tunjangan veteran. Total uang yang diterima setiap bulan sebesar Rp 2.750.000. Uang gaji dibayar langsung ke rekening masing-masing anggota melalui Taspen", kata Daniel.

Menurut Daniel, pemerintah sudah memberikan perhatian serius kepada veteran lewat pemberian gaji setiap bulan. Mengenai cukup dan tidaknya gaji tersebut bergantung pada diri masing-masing dalam mengelola keuangan rumah tangga.

"Soal cukup atau tidak, itu bergantung masing-masing kita. Saya rasa banyak veteran juga yang sebagai TBO sehingga dengan adanya perhatian seperti begini sudah sungguh luar biasa. Artinya perjuangan veteran 75-76 itu dihargai", tandas Daniel.

Daniel mengatakan, sampai dengan saat ini jumlah veteran yang tercatat di Markas Cabang Malaka sebanyak
750 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 600 lebih orang sudah memiliki SK gelar dan sudah menerima gaji sedangkan 200 lebih orang masih dalam proses dokumennya.

Untuk mendapat SK gelar veteran, ada beberapa tahap yang harus dilalui diantaranya pengajuan calon veteran yang dilengkapi dengan persyaratan. Pengajuan ini diverifikasi mulai tingkat Markas Cabang, Markas Daerah tingkat provinsi dan selanjutnya ke Menham.

Setelah lolos seleksi akan mendapatkan piagam tanda kehormatan dari Menham yang dlanjutkan dengan pemberian SK tentang pemberian dana kehormatan dan tunjangan veteran. (j*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved