Pemerintah Beri Bantuan Rumah Sampai Rp 40 Juta

Pemerintah memberikan subsidi sampai dengan Rp 40 kepada masyarakat yang mau membeli rumah melalui BP2BT

Pemerintah Beri Bantuan Rumah Sampai Rp 40 Juta
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
(Ujung Kanan) Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, Feri Bernadus dan Koordinator Penyaluran BP2BT, Anita Kurniati Al Ahmad Lambu, pada acara Sosialisasi Program BP2BT di Bank NTT REI Expo, Sabtu (10/8/2019) malam. 

POS-KUPANG.COM |KUPANG - Pemerintah pusat memberikan kuota rumah subdisi melalui Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 450 unit sampai bulan Februari 2020. Program ini memberikan bantuan sampai dengan Rp 40 juta

"Dengan adanya program ini, kami harapkan kuota 450 unit bisa terserap agar tahun depan bisa diberikan kuota lebih besar," kata Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby saat REI NTT menggelar Sosialisasi Program BP2BT di Bank NTT REI Expo, Sabtu (10/8/2019).

Menurutnya, program BP2BT ini merupakan program pendampingFasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), untuk mencari market baru bukan menggantikan FLPP.

Tahun Depan Harga Rumah Subsidi Naik Sebesar Rp 10 Juta

"Orang yang belum tersentuh oleh FLPP itu yang dicari, sehingga diharapkan rumah subsidi bisa lebih banyak penyerapannya di tahun ini ditambah BP2BT," tuturnya.

Tugas dari DPD REI NTT, kata Bobby, adalah mensosialisasikan agar tidak ditipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Memang benar bisa dibangun dengan lahan sendiri tetapi ada petunjuk teknisnya. Namun untuk memudahkan program ini bisa melalui developer karena terjamin, terpercaya dan rumah sudah jadi. Program ini lebih menuju pada developer dan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang bisa menikmati program ini," ujarnya.

Sementara Koordinator Penyaluran BP2BT, Anita Kurniati Al Ahmad Lambu, menyampaikan BP2BT merupakan program pemerintah melalui Kementerian PUPR, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan.

"Bantuan uang muka 45 persen dari harga rumah dengan nominal mulai Rp 38 juta hingga Rp 40 juta," kata Anita

Ia menyebutkan batas penghasilan untuk mendapatkan bantuan ini yaitu Rp 6 juta. Masyarakat yang memiliki penghasilan dibawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan Rp 40 juta, sedangkan diatas Rp 5 juta hingga Rp 6 juta, diberikan bantuan Rp 38 juta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved