HIBKABI Berkomitmen Sertifikasi Semua Perawat Kamar Bedah di NTT

HIBKABI NTT berkomitmen melakukan Sertifikasi semua perawat kamar bedah di NTT

HIBKABI Berkomitmen Sertifikasi Semua Perawat Kamar Bedah di NTT
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Pengurus baru HIBKABI NTT bersama Kadis Kesehatan NTT Dominggus Mere, Ns. Suatmaji S. Kep, Ketua PP HIBKABI, Neni Listiawati Sekretaris PP HIBKABI dan Aemilianus Mau, S.Kep, Ns, M.Kep, Ketua DPW PPNI NTT di Hotel Romyta, Kota Kupang, Sabtu (10/8/2019). 

HIBKABI NTT berkomitmen melakukan Sertifikasi semua perawat kamar bedah di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia ( HIBKABI) wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (  NTT) berkomitmen sertifaksi semua perawat kamar bedah di NTT.

Komitmen HIBKABI NTT itu disampaikan oleh Ketua HIBKABI NTT yang baru, Yones Banoet, SST, kepada POS-KUPANG.COM, di Hotel Romyta, Kota Kupang, di sela kegiatan konggres HIBKABI NTT, Sabtu (10/8/2019).

Luar Biasa, Berat Sapi yang Dibeli Jokowi Naik dari 981 Kilogram Menjadi 1,002 Ton

Yones menjelaskan, agenda konggres HIBKABI NTT tersebut antara lain pengukuhan pengurus baru HIBKABI NTT dan seminar bertema Recognition The Field of Preoperative.

Ia berterima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominggus Mere, Ns. Suatmaji S. Kep, Ketua PP HIBKABI, Neni Listiawati Sekretaris PP HIBKABI dan Aemilianus Mau, S.Kep, Ns, M.Kep, Ketua DPW PPNI NTT yang hadir dan mendukung konggres tersebut.

Promo Special dan Hiburan Rakyat jadi Daya Tarik SAFARI FIFGROUP 2019

Pengurus baru HIBKABI NTT yang akan bertugas lima tahun ke depan antara lain, dirinya sebagai Ketua HIBKABI NTT, Waket I Dominggas Ceunfin, SST, Waket II Lena br. Sembiring, AMD. Kep, Sekretris I Syarifah, SST
Sekretaris II Bartholomeus Seran, AMD. Kep
Bendahara II. Ariance maniagala, SST dan
Bendahara I Yufyanti Tres Masneno, AMD. Kep.

Menurutnya, selama lima tahun ke depan mereka menargetkan semua perawat kamar bedah di NTT bisa tersertifikasi. "Saat ini kira-kira 50 persen sudah tersertifikasi. Sisanya akan kita selesaikan selama lima tahun ke depan," ungkapnya.

Langkah awal yang akan dilakukan oleh HIBKABI, kata Yones, yaitu melakukan pendataan semua perawat kamar bedah di NTT. "Kalau datanya sudah valid, selanjutnya kita upayakan sertifikasi," ungkapnya.

Terkait seminar, Yones mengatakan, seminar tersebut secara khusus mengupas dasar-dasar pelayanan di kamar operasi.

Menurutnya, ada beberapa tahap pelayanan di kamar operasi antara lain, pre operasi, inter operasi dan post operasi. "Kita terkadang hanya berada pada tahap inter operasi yakni mempersiapkan diri, mempersiapkan alat dan mempersiapkan pasien," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam proses itu ada standar yang harus dipenuhi yang sudah ditetapkan oleh bagian akreditasi ners. Oleh karena itu, lanjutnya, seminar tersebut sekaligus sebagai upaya peningkatan kapasitas bagi para para perawat kamar bedah di NTT.

Sementara itu Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dominggus Mere dalam sambutannya mengatakan HIBKABI NTT sangat diharapkan ikut dan terua berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan kesehatan di NTT.

Menurutnya para perawat kamar bedah di NTT, selama ini sudah cukup baik memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Jadi ke depan kita harus terus menghasilkan perawat-perawat kamar bedah yang terampil dan kompeten," ungkapnya.

Ia mengakui salah satu kendala pada sektor kesehatan di Nusa Tenggara Timur yaitu ketersediaan sarana dan prasarana belum cukup memadai. Namun ia menegaskan sebagai pelayanan atau tenaga kesehatan para perawat harus tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved