Polres Lembata Minta Warga Tidak Bakar Hutan, Ini Sanksi Bagi yang Melanggar

Kabag Ops Polres Lembata minta warga tidak bakar hutan, ini sanksi bagi yang melanggar

Polres Lembata Minta Warga Tidak Bakar Hutan, Ini Sanksi Bagi yang Melanggar
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kabag Ops Polres Lembata, AKP Marthinus Ardjon 

Kabag Ops Polres Lembata minta warga tidak bakar hutan, ini sanksi bagi yang melanggar

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Polres Lembata telah membentuk tim yang bertugas melakukan sosialisasi, pencegahan, patroli dan penindakan masalah kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polres Lembata.

Tim ini merupakan para bhabinkambtibmas di masing-masing wilayah yang selalu memberikan laporan terkini perihal kondisi hutan dan lahan di wilayah mereka.

Tellendmark Daud, Pemkot Kupang Harus Buat Terobosan Baru Atasi Kekurangan Air Bersih

Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora melalui Kabag Ops AKP Marthinus Ardjon mengimbau kepada masyarakat Lembata supaya tidak membuka kebun dengan cara membakar lahan yang ada.

Menurut dia, instruksi sosialisasi dan pengawasan hutan dari aksi pembakaran liar ini datang langsung dari Presiden Joko Widodo dan berlaku di seluruh Indonesia.

"Ini bukan masalah Polri dan TNI saja, masyarakat juga harus punya andil," kata AKP Marthinus di ruang kerjanya, Kamis (8/8/2019).

40 Desa Baru di Manggarai Timur Minta Mekar, Ini Penjelasan Kepala Dinas PMD Yosef Durahi

Dia mengakui selama ini masih ada warga di wilayah hukum Polres Lembata yang membuka lahan kebun dengan cara membakar dan berdampak buruk pada lingkungan.

"Kita terus lakukan pendekatan dan penyuluhan kepada masyarakat. Jangan sampai ada titik api yang besar dan dampaknya membahayakan," jelas dia.

Polres Lembata saat ini sudah memasang spanduk larangan membakar hutan dan lahan di setiap wilayah polsek di Kabupaten Lembata.

Meskipun belum ada yang sampai ke ranah hukum, dia meminta semua pihak untuk tidak membakar hutan dan lahan.

Dia mengingatkan warga yang kedapatan membakar lahan saat patroli akan langsung ditindak hukum. "Tidak ada alasan untuk bakar hutan," tegasnya.

Selain berkoordinasi dengan Pemda Lembata, pihaknya saat ini selalu melaporkan situasi terkini dari lapangan setiap hari.

Masalah kebakaran hutan sekarang sudah jadi perhatian pihak TNI-POLRI di Indonesia. Oleh sebab itu, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di setiap daerah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved