Taruna Akmil Bule Enzo Zenz Diduga Simpatisan HTI,TNI Telusuri Menhan:Terbukti Langsng Diberhentikan

Seorang calon taruna di Akademi Militerbernama Enzo Zenz Allie mendadak viral lantaran diduga terindikasi sebagai simpatisan organisasi terlarang di

Taruna Akmil Bule Enzo Zenz Diduga Simpatisan HTI,TNI Telusuri Menhan:Terbukti Langsng Diberhentikan
KOMPAS.com/Instagram @puspentni
Video seorang pemuda bernama Enzo Zenz Allie bercakap-cakap dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan bahasa Perancis, viral di media sosial. Pemuda bule itu berkata lantang, ingin menjadi infanteri Komando. 

Selama itu pula Enzo dan teman-teman tidak boleh dihubungi keluarga.

"Ini namanya pendidikan kawah candradimuka. Kami nol-kan mereka, dari orang sipil kami ubah supaya siap menjadi perwira-perwira," ucapnya.

4. Fasih 4 Bahasa dan Ilmu Agama

Menurut Aan, Enzo adalah seorang pemuda yang berbakat.

Ia dapat menguasai empat bahasa, baik Inggris, Perancis, Jerman hingga Jepang.

Pengetahuan agama dan mengajinya pun dinilainya bagus.

Secara kemampuan fisik, Enzo sudah memenuhi standar sebagai calon taruna, meski dengan wajah berkulit putih atau bule.

"Itu ngajinya saja saya mungkin kalah, ngajinya hebat, agamanya bagus. Dia juga bisa menguasai empat bahasa, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang. 
Terpenting, dia sudah menjadi warga negara Indonesia. Kalau bukan WNI, enggak boleh dong, walaupun wajahnya bule," katanya.

5. Soal Isu HTI, TNI Lakukan Penelusuran

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendalami informasi bahwa salah seorang calon taruna di Akademi Militer-nya bernama Enzo Zenz Allie, terindikasi sebagai simpatisan organisasi terlarang di Indonesia, Hizbut Thahrir Indonesia ( HTI).

"Terima kasih informasinya, kami sedang mendalami," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (7/8/2019).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi saat mengunjungi Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (12/2/2019). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Meski demikian, Sisriadi menegaskan bahwa TNI memiliki sistem seleksi yang ketat.

Bahkan, ketika seseorang baru mau memasuki rekrutmen tahap awal, TNIakan menelusuri latar belakangnya terlebih dahulu.

"Dalam sistem seleksi TNI ini, kita ada namanya seleksi mental ideologi. Itu seleksi yang pertama ada pertanyaan tertulis. Kita juga telusuri aktivitas dia di media sosial, terus diadakan wawancara," ujar Sisriadi.

6. Menhan : Kalau Benar HTI, Berhentikan!

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta TNI langsung memberhentikan pemuda keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie dari taruna Akademi Militer (Akmil) apabila ia terbukti pendukung organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI).

"Kalau benar (simpatisan HTI), saya suruh berhentiin," kata Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Ryamizard mendapatkan informasi, saat ini TNI sedang menelusuri latar belakang Enzo.

Mantan KSAD itu yakin, TNI tidak akan memberikan toleransi jika Enzo benar-benar terbukti merupakan simpatisan HTI.

"Makanya dicek dulu. Kalau dia benar-benar khilafah, ya enggak ada urusan," ujar dia.*

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com Viral Taruna Akmil Enzo Zenz Diduga Terpapar HTI : Pesantren Tepis Isu, Menhan Beri Sikap Tegas https://www.tribunnewswiki.com/2019/08/07/viral-taruna-akmil-enzo-zenz-diduga-terpapar-hti-pesantren-tepis-isu-menhan-beri-sikap-tegas?page=all

Editor: Alfred Dama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved