Jelang Idul Adha 2019, Gubernur dan Wagub NTT Bantu Hewan Kurban ke 22 Kabupaten dan Kota

Jelang Idul Adha 2019, Gubernur dan Wagub NTT bantu hewan kurban ke 22 Kabupaten dan Kota

Jelang Idul Adha 2019, Gubernur dan Wagub NTT Bantu Hewan Kurban ke 22 Kabupaten dan Kota
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Asisten I Setda NTT, Drs. Jamal Ahmad, M.M 

Jelang Idul Adha 2019, Gubernur dan Wagub NTT bantu hewan kurban ke 22 Kabupaten dan Kota

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka Hari Raya Idul Adha, Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi memberi bantuan hewan kurban berupa sapi ke 22 kabupaten dan kota. Setiap kabupaten dan kota mendapat bantuan dua ekor sapi.

Hal ini disampaikan Asisten I Setda NTT, Drs. Jamal Ahmad, M.M, Rabu (7/8/3019).

Menurut Jamal, seperti biasa pada Hari Raya Idul Adha ,Pemprov NTT selalu memberi bantuan hewan kurban.

40 Capim KPK Belum Aman, Pansel Akan Gali Rekam Jejak dalam Tahapan Ini

Untuk Tahun 2019 ini, awalnya bantuan hewan kurban hanya diberikan ke sembilan kabupaten dan kota sebanyak 10 ekor hewan kurban.

"Namun, bapak gubernur dan wagub akan bantu dengan dua ekor setiap kabupaten dan kota. Sehingga total sementara hewan kurban yang merupakan bantun Pemprov sebanyak 54 ekor," kata Jamal.

Didampingi Karo Pemerintahan, Drs. Doris Rihi,M.Si dan Kasubag Bina Agama, Rosalinda, Jamal menjelaskan, bantuan dari Gubernur dan Wagub NTT itu diluar bantuan dari Presiden RI, Joko Widodo.

Sapi Kurban Jokowi Dibelikan Karpet Seharga Rp 2 Juta, Vitamin dan Dijaga 24 Jam, Ini Tujuannya

"Bapak Presiden juga berikan bantuan dan akan diserahkan oleh bapak gubernur NTT pada Hari Raya Idul Adha," katanya.

Dikatakan, pada tahun-tahun sebelumnya, bantuan hewan kurban di berikan hanya pada beberapa kabupaten dan kota. Tetapi tahun 2019 ini semua kabupaten dan kota mendapat jatah yang sama.
"Tahun ini luar biasa,karena selain bantuan bapak presiden , semua kabupaten dan kota diberi," katanya.

Dikatakan, bantuan hewan kurban itu diberikan ke Masjid Raya atau Masjid Agung yang ada di ibu kota kabupaten dan kota. Apabila di daerah yang bersangkutan tidak memiliki Masjid Raya atau Masjid Agung, maka bantuan hewan kurban itu diberikan ke Masjid yang representasi , dengan jumlah umat terbanyak.

"Jadi hewan kurban ini juga nantinya bukan saja diberikan ke komunitas muslim yang ada tapi juga warga sekitar mesjid ,yakni warga yang non muslim juga. Ini bentuk kebersamaan, toleransi yang selalu kita jalin di NTT," katanya.

Dia mengakui, Pemprov NTT melalui Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan maupun Biro Pemerintahan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar menyiapkan hewan kurban yang layak dan yang sesuai dengan norma dan syarat sesuai syariat Islam, yakni tidak cacat dan sehat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved