Berita Pendidikan

Wow! Pelajar Matim Lolos Program Afirmasi Pendidikan Tinggi, Simak Pesan Wabup Matim

Sebanyak 14 orang siswa dari Kabupaten Manggarai Timur (Matim) lolos dalam Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) Tahun 2019.

Wow! Pelajar Matim Lolos Program Afirmasi Pendidikan Tinggi, Simak Pesan Wabup Matim
Dokumentasi Humas Matim
Pelajar Matim bersama Wabup Matim di ruang kerjanya, Senin (5/8/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Sebanyak 14 orang siswa dari Kabupaten Manggarai Timur (Matim) lolos dalam Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) Tahun 2019.

Program Afirmasi merupakan program dari
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Republik Indonesia.

Para siswa tersebut mengikuti kegiatan akademik pada beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Nasib Naas, Saat Cari Ikan, 4 Remaja Tewas Tertimpa Reruntuhan Gorong-Gorong

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Matim, Drs. Basilius Teto, kepada Pos Kupang di Kantor Bupati Matim, Senin (5/8/2019), mengatakan, Program Adik merupakan program pusat yang dikhususkan bagi daerah 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) di seluruh Indonesia.

Program tersebut, katanya, sangat membantu dan wajib ditaati aturan mainnya, salah satunya para siswa tidak boleh mengundurkan diri.

"Apabila mengundurkan diri atau pindah kampus, biaya bayar kembali dan dikembalikan ke pusat oleh orang tua siswa," kata Basilius.

Basilius mengatakan, Tahun Akademik 2019-2020, calon mahasiswa Program Adik difokuaskan pada Daerah 3T di Indonesia sejumlah 600 orang dan kuota masing-masing kabupaten sejumlah 10 orang dengan berbagai disiplin ilmu atau program studi.

Menurut Basilius, Kabupaten Matim mendapat kuota 14 orang peserta berkat proposal yang diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Matim.

Dikatakannya, siswa yang terjaring melalui proses seleksi tingkat kabupaten, melalui tahapan seleksi administrasi dan seleksi akademik, dan semuanya dilaksanakan secara online.

Gelandang Tim Tamu Omong Tekanan Suporter di Makassar dan Bandung Jelang PSM Makassar vs Persija

Dia mengatakan, Kabupaten Matim mengikutsertakan calon program afirmasi sebanyak 40 orang peserta dan 14 pelajar
dinyatakan lolos.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Drs. Jaghur Stefanus, dalam sambutan pelepasan peserta di ruang kerjanya, mengatakan, peserta Program Afirmasi dari Kemristekdiksti tahun 2019 merupakan duta pada dunia pendidikan dari Kabupaten Matim.

"Adik-adik semua merupakan duta dari Kabupaten Matim di bidang pendidikan. Kalau sudah didaulat sebagai duta, tentunya sikap, prilaku, tutur kata dan sebagainya wajib mencerminkan sebagai sikap seorang duta. Jangan jadi duta yang memalukan, menjengkelkan, mengecewakan dan yang merusaki citra Kabupaten Matim," kata Jaghur.

K.H Maimun Zubair atau Mbah Moen Berpesan Ingin Dimakamkan di Mala, Mekkah

Jaghur menjelaskan, anak-anak Matim harus mampu bersaing di segala bidang dan berkompetisi dengan siapa di luar Matim.
Dia berharap, usai mengenyam pendidikan nanti haru kembali ke Matim dan jangan jadi pengemis pekerjaan.

"Pulang jangan jadi pengemis pekerjaan, ya. Para sarjana kini ditantang untuk menciptakan lapangan pekerjaan agar mampu menghidupi diri sendiri atau keluarga dan mampu mempekerjakan orang lain," katanya. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved