Kenakan Sarung Tenun, Pemuda Nggolonio Bertemu Bupati Don

upaya yang dilakukan oleh Pemuda harus didukung oleh Pemerintah selagi itu upaya untuk memajukan daerah.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana saat pemuda Nggolonio bertemu pimpinan DPRD Nagekeo, Senin (5/8/2019). 

Kenakan Sarung Tenun, Pemuda Nggolonio Bertemu Bupati Don

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Puluhan pemuda Desa Nggolonio mendatangi Kantor Bupati Nagekeo, Senin (5/8/2019).

Kedatangan mereka untuk bertemu langsung dengan Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco.

Puluhan pemuda dan beberapa tokoh masyarakat diterima Bupati Don di Aula VIP Lantai II Kantor Bupati Nagekeo.

Mereka saat itu terlihat mengenakan sarung tenun khas Nggolonio dipadukan dengan kemeja putih. Beberapa orang laki-laki tampak mengenakan selempang dan lensu serta membawa bere (tas anyaman Nagekeo) saat itu.

Mereka terlihat rapi, kompak dan elegan saat memasuki ruangan pertemuan.

Ketua Panitia, Paulus Miki Budiman Day, menjelaskan, kedatangan mereka dalam rangka memberitahukan langsung kepada Bupati Nagekeo perihal pelaksanaan Festival Daging Domba di Desa Nggolonio Kecamatan Aesesa.

Menurut Paulus pihaknya akan menggelar Festival pada 11-21 Oktober 2019 dan meminta dukungan dari Pemerintah Daerah.

"Kita ingin promosikan Nagekeo. Karena kita punya banyak Domba, kain tenun, destinasi wisata yang luar biasa, festival ini ajang promosi," ujar Paulus.

Paulus juga mengatakan dukungan dari Pemerintah sangat penting menyangkut dana karena pihaknya masih kekurangan dana untuk pembiyaan kegiatan festival.

Selain itu, kata Paulus hal lain adalah soal tempat yang akan dijadikan pusat kegiatan sampai saat ini belum diratakan atau masih belum dibenahi karena ada gundukan sehingga butuh alat berat untuk bisa membenahi itu.

"Rencana kita dalam waktu dekat tempatnya sudah beres dan dibenahi. Makanya kami hari ini datang minta dukungan kepada bapak Bupati," paparnya.

Sementara itu, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, mengapresiasi dan mendukung upaya pemuda untuk memperkenalkan potensi lokal yang ada di Desa.

Bupati Don mengatakan upaya yang dilakukan oleh Pemuda harus didukung oleh Pemerintah selagi itu upaya untuk memajukan daerah.

"Kita punya produk. Jadi yang pertama produk itu sendiri yang beli diri sendiri. Disana (Nggolonio) disitu tempat orang lewat dan juga kesempatan orang juga bisa berhenti untuk melihat padang. Kita punya Domba bisa dijadikan kuliner khas. Siapapun pemuda kita akan dukung," ujarnya.

Usia Boleh Bau Kencur Tapi Perilakunya Dewasa Nekat Hamili Siswi SMP, Enggan Tanggung Jawab

Pengawas Kecamatan Untuk Pilkada Mabar Akan Direkrut Lagi

Pimpinan DPRD Nagekeo Sebut Mutasi Sekwan Langgar Aturan

Ia mengatakan anggaran akan dibahas dalam anggaran perubahan dan pada pembahasan anggaran berharap berjalan aman dan lancar.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved