Wabup Kupang Prihatin Sampah Medis dan Sisa Makanan Warung di Jalur Bukit Cinta

Dalam sidak bersama beberapa pejabat itu, ditemukan selain sampah rumah tangga juga sampah medis dan sisa-sisa makanan dari warung.

Wabup Kupang Prihatin Sampah Medis dan Sisa Makanan Warung di Jalur Bukit Cinta
POS KUPANG/EDY HAYONG
Wabup Kupang, Jerry Manafe ketika memantau langsung sampah yang bertebaran di jalan kawasan Bukit Cinta, Desa Penfui Timur, Senin (5/8/2019) 

Wabup Kupang Prihatin Sampah Medis dan Sisa Makanan Warung di Jalur Bukit Cinta

POS-KUPANG.COM I PENFUI--Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di jalur jalan kawasan Bukit Cinta, Desa Penfui Timur. Dalam sidak bersama beberapa pejabat itu, ditemukan selain sampah rumah tangga juga sampah medis dan sisa-sisa makanan dari warung.

Disaksikan POS KUPANG.COM di kawasan jalur Jalan Bukit Cinta, Senin (5/8/2019), wabup hadir didampingi Kadis Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Paternus Vinci, Asisten I, Rima Salean, Camat Kupang Tengah, Kepala Desa Penfui Timur, Lurah Tarus, Sekertaris Dinas PU, Sekertaris Satpol PP juga pejabat lainnya.

Wabup ketika tiba langsung dilaporkan bahwa sampah yang ada bukan saja sampah rumah tangga juga sampah medis juga sisa-sisa makanan (daging) diduga dari warung. Sampah yang ada dibiarkan berserakan di lokasi termasuk sampah plastik.

Wabup Jerry ketika itu geleng-geleng kepala dengan kondisi sampah yang ada. Wabup menilai bahwa sampah yang ada sebagian besar diduga dibuat oknum warga dari Kota Kupang. Dengan adanya sampah medis dan sisa makanan maka ini dikondisikan untuk mengotori wilayah Kabupaten Kupang.

Wabup Jerry kemudian menyampaikan kepada kepala desa, camat dan pejabat yang hadir untuk dicarikan solusi penanggulangannya. Tidak bisa dibiarkan seperti ini dan harus ada jalan keluar.

"Kita akan koordinasi dengan AURI karena ini tanah milik mereka untuk dibuatkan tempat pembuangan sampah sementara. Nanti hari Jumat akan dilakukan bakti sosial bersama dan diagendakan untuk rapat bersama warga setempat," katanya.

Dalam rapat itu, lanjut wabup, akan dibahas peraturan desa (perdes). Melalui perdes itulah akan diatur aturan mengikat dengan dikenakan denda bagi yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Anda Ingin ke Makassar Gunakan Kapal Pelni ?

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno Minta Pemprov Perhatikan Penyerapan APBD

Gara-Gara Mati Lampu Pengantin Wanita Lewati Malam Pertama Dengan Pria yang Bukan Suaminya

"Nanti kita atur denda apakah Rp 500.000 atau bagaimana nanti dibicarakan dalam rapat bersama pembentukan perdes. Tidak bisa dibiarkan seperti ini. Wilayah Kabupaten Kupang harus bersih dari sampah," ujar Jerry.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved