KPU NTT Serahkan Dokumen Usulan Pelantikan DPRD NTT, Ini Penjelasan Thomas Dohu

KPU NTT Serahkan Dokumen Usulan Pelantikan DPRD NTT, Ini Penjelasan Thomas Dohu

KPU NTT Serahkan Dokumen Usulan Pelantikan DPRD NTT, Ini Penjelasan Thomas Dohu
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua KPU NTT, Thomas Dohu menyerahkan dokumen usulan pelantikan Celeg terpilih DPRD NTT. 

KPU NTT Serahkan Dokumen Usulan Pelantikan DPRD NTT, Ini Penjelasan Thomas Dohu

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (  KPU) NTT menyerahkan dokumen pengusulan pelantikan 65 anggota terpilih DPRD NTT periode 2019-2024 ke Mendagri. Dokumen ini diserahkan melalui Gubernur NTT.

Pantauan POS-KUPANG.COM, penyerahan usulan pelantikan caleg terpilih DPRD NTT ini berlangsung di ruang kerja gubernur NTT, Senin (5/8/2019).

Rombel SMPN 2 Kota Kupang Tabrak Juknis, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

Penyerahan dokumen oleh Ketua KPU NTT, Thomas Dohu dan diterima oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat disaksikan Wagub NTT, Josef A. Nae Soi dan Kepala Badan Kesbangpol NTT, Johanna Lisapaly.

Nampak hadir, Karo Humas dan Protokol, Dr. Marius Jelamu, Karo Pemerintahan, Doris Rihi,
Hadir pula keempat komisioner, Yosafat Koli, Lodowyk Fredrik, Yefri Galla dan Edy Diaz, Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi,Kabag Hukum dan Teknis, Yosef Hardi Himan dan Kasubag Teknis, Agus Olapaon dan sejumlah staf Sekretariat KPU NTT.

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Aston Kupang Hotel Sapa Seluruh AGUS

Pada saat itu, KPU NTT mengisahkan kembali soal suka duka pelaksanaan Pemilu 17 April lalu, yang mana terkait kekurangan logistik menjelang pelaksanaan.

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat mengatakan, penyelenggara tentu harus bertanggungjawab penuh terhadap pelaksanaan Pemilu.

"Saat itu, memang saya juga koordinasi dengan petinggi TNI, yakni TNI AU, AL terkait transportasi," kata Viktor.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu yang ditemui usai penyerahan dokumen itu mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan semua dokumen hasil pemilu ke pemerintah.

"Dokumen itu berupa dokumen pencalonan hingga dokumen penetapan kursi dan calon terpilih. Selanjutnya kewenangan pemerintah untuk menindaklanjutinya dengan pelantikan," kata Thomas. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved