Sound System Dimatikan Karena Belum Lunas Tinju Amatir di Maumere Dihentikan, Begini Reaksi Penonton
Gara-gara belum Lunas Sound System dimatikan, Tinju Amatir di Maumere dihentikan, begini reaksi Penonton
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad

Sound System Dimatikan karena Belum Lunas, Tinju Amatir di Maumere Dihentikan, Begini Reaksi Penonton
POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Tinju Amatir-Profesional di Maumere, Kabupaten Sikka Sabtu (3/8/2019) terpaksa dihentikan karena sound system dimatikan pemiliknya.
Penonton yang sudah mengeluarkan uang untuk membeli karcis pun bereaksi.
Sound system terpaksa dimatikan pemilik karena kecewa panitia belum membayar sewa Sound System tersebut.
Penonton pun memburu panitia sampai ke penginapan dan melampiaskan kekecewaan dengan mencerca panitia turnamen.
Ketua Pengprov Pertina NTT, Sam Haning, yang menyaksikan turnamen Amatir-Profesional (Amprof) NTT Big Fight II di Maumere saat itu pun langsung pulang.
Sam Haning kemudian membeberkan amburadulnya penyelengggaraan turnamen ini.
Sam Haning hadir untuk memantau Petinju Amatir baru yang tampil dalam turnamen yang dikuti Petinju dari Sikka, Flores Timur dan Lembata.
• TINJU DUNIA! Link Live Streaming TV One Daud Yordan vs Aekkawee Kaewmanee Minggu Malam Ini
“Partai Amatir kedua selesai mau masuk partai ketiga, Sound System dimatikan oleh pemiliknya, karena belum bayar lunas,” kata Sam Haning, menghubungi POS-KUPANG.COM, Minggu (4/8/20219) malam.
Ketika Sound Systim dimatikan sekitar pukul 20.30 Wita, Sam Haning memutuskan kembali ke penginapan di Hotel Lokaria. Ia bersama empat wasit dari Pertina NTT mengaku kecewa dan telah kembali pada Minggu ke Kupang.
“Penginapan sudah diurus oleh pengurus Pertina Kabupaten Sikka. Honor wasit hakim biar sudahlah,” ujar Sam Haning.
• BREAKING NEWS: Ratusan Penonton Tinju di Maumere NTT Kena Tipu
Sam Haning mengakui Penonton melempiaskan kekecewaan kepada Patrik Rebong, mencarinya dua kali ke penginapan. Mereka datang pertama sekitar pukul 22.00 Wita tidak berhasil menemukan.
Kemudian sekitar pukul 24.00 Wita, puluhan Penonton pria menemukan Patrik Rebong di lobi penginapan. Mereka mencercanya beramai-ramai.
“Patrik ketemu saya sampaikan minta maaf tidak dilanjutkan (pertandingan),” ujar Sam Haning.
• Segini Bayaran CRR Bank NTT Yang Diterima Panitia Tinju Maumere
Sam Haning, mengakui wajar Penonton kesal dan kecewa dengan penyelenggara. Mereka merasa dibohongi penyelenggara.
“Dijanjikan ada Petinju Daud Jordan. Mereka sudah bayar karcis, ternyata tidak ada pertandingan,pantaslah mereka kecewa,” ujar Sam Haning. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a)