Ini Permintaan Intakindo Untuk Gubernur NTT

Intakindo meminta kepada Gubernur NTT untuk memberikan porsi dana APBN kepada konsultan orang per orang

Ini Permintaan Intakindo Untuk Gubernur NTT
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Raker Provinsi Intakindo NTT di Hotel Neo by Aston 

POS-KUPANG.COM| KUPANG - Gubernur NTT diminta untuk menyiapkan dana APBD NTT untuk untuk konsultan orang perseorangan.

"Misalnya, bila ada biaya pembangunan sekolah dan rencananya kurang dari Rp 100 juta, maka dapat menunjuk konsultan orang perseorangan. Karena ini tertera pada aturan juga untuk membantu sehingga kesejahteraannya akan meningkat," ujar Ketua Umum Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo), Ir Djoko Soepriyono pada acara pembukaan Rakerprov Intakindo NTT di Neo Hotel by Aston, Jumat (2/8/2019).

Dia mengatakan, kalau ada peran serta promprov NTT untuk gelar jasa konstruksi orang perseorangan maka akan membantu konsultan orang perseorangan.

"Kami memohon kiranya Pemerintah Provinsi memberikan porsi kepada konsultan tenaga ahli untuk orang per seorangan," pintanya.

Ia juga menekankan siapapun yang bekerja di jasa kontruksi wajib memiliki sertifikat keahlian termasuk Pegawai Negeri Sipil.

Terkait dengan kegiatan rakerprov Intakindo, Joko mengatakan, rakerprov telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, minimal dilakukan satu kali dalam satu periode kepengurusan.
Pada Rakerprov, lanjutnya, akan dilakukan berbagai hal diantaranya penyelenggaraan musyawarah luar biasa.

"Anggota DPP Intakindo sekitar 490 orang. Ini aset yang cukup baik, dimana keahlian dimanfaatkan untuk pembangunan di NTT. Karena pembangunan infrastruktur tidak lepas dari tenaga ahli, tahun berikutnya infrastruktur juga akan dibangun. Yang jelas infrastruktur adalah kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Ketua LPJK NTT, Ir Paul Tanggella, mengatakan, Intakindo yang memiliki 691 anggota tenaga ahli dengan sertifikat keahlian, baik kualifikasi muda dan madya ini luar biasa.

"Ini potensi besar, dimana Intakindo kiranya mampu untuk menunjukkan NTT bangkit NTT sejahtera. Tetapi kalau dilihat dari tema, Intakindo turut dan terlibat mewujudkan program Gubernur. Namun dilihat dari sisi kita butuh peningkatan profesionalisme. Ini berarti belum semua profesional, ada yang perlu ditingkatkan," katanya.

Ini Kata Bupati Manggarai Barat Usai Coba Mobil Listrik Alap-Alap Electric UTV

Fakta Pembunuhan Vera Oktaria, Anggota TNI Prada Deri Pramana Hubungan Intim dan Marah Soal Kode HP

Ia menyebutkan menjadi profesional maka berhubungan dengan tingkah laku dan kualitas seseorang. Bila sudah profesional maka bekerja harus sesuai keahlian dan menjaga etika profesi.

Profesi berkaitan dengan perencanaan dan pengawasan, yang mempunyai SKA pasti sarjana teknik dan sertifikat kendaraan menuju profesi.

Tetapi, katanya didalam dunia kerja orang tidak melihat ijazah. Tetapi yang dilihat etos kerja, integritas, displin kerja keras dan semangat.

Dia mengharapkan Intakindo bisa lebih bangkit lebih nyata dalam berkontribusi membangun Provinsi NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved