DPRD Kediri Belajar dari Ende Tentang Pengelolaan Dana Desa

DPRD Kabupaten Kediri belajar dari Kabupaten Ende tentang pengelolaan dana desa

DPRD Kediri Belajar dari Ende Tentang Pengelolaan Dana Desa
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
DPRD Kediri Berfoto Bersama Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad, Jumat (2/8/2019). 

DPRD Kabupaten Kediri belajar dari Kabupaten Ende tentang pengelolaan dana desa

POS-KUPANG.COM | ENDE - Komisi A DPRD Kabupaten Kediri, Jawa Timur, belajar dari Ende tentang desa dan pengelolaan dana desa sehingga apa yang didapatkan dari Ende bisa disandingkan atau kalau memungkinkan diterapkan di Kabupaten Kediri.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri, Edi Suprapto mengatakan hal itu dalam keterangan persnya kepada wartawan sesuai bertatap muka dengan Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad, Jumat (2/8/2019) di Kantor Bupati Ende.

OMK Sanjose Bajawa Bersama OMK Stemada Pungut Sampah di Kompleks Civic Center Mbay

Edi yang mengaku berasal dari Fraksi Gerindra mengatakan bahwa setiap daerah maupun kabupaten ataupun kota di Indonesia memiliki ciri khas dan keunggulan sendiri maka dari itu pihaknya melihat bahwa desa-desa di wilayah Indonesia Timur memiliki keunikan termasuk di Kabupaten Ende sehingga pihaknya merasa wajar untuk belajar dari Kabupaten Ende.

Selain itu kunjungan tersebut juga dimaknai sebagai bentuk ungkapan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa sehingga wajar untuk saling membangun tali silahturahim.

Dua Unit Rumah Terbakar Saat Pemiliknya Sedang Mengojek, Ini Taksasi Kerugian yang Dialami

Kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Kediri diterima oleh Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad.

Dalam sambutannya, Wabup Djafar mengatakan atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten Ende, pihaknya menyampaikan selamat datang kepada rombongan anggota DPRD Kediri di Bumi Triwarna Kelimutu kota Pancasila.

"Kiranya tanah yang menginspirasi Bung Karno untuk menemukan butir-butir Pancasila dapat menginspirasi rombongan DPRD Kediri untuk dapat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ende, sehingga kerjasama yang dibangun akan membawa manfaat positif bagi masyarakat," kata Wabup Djafar.

Wabup Djafar mengatakan bahwa di Kabupaten Ende selain terkenal dengan Danau Kelimutu juga memiliki aneka tempat wisata lainnya maupun budaya yang sayang kalau dilewatkan saat berkunjung ke Ende.

Selain itu Kota Ende merupakan kota pelajar dan yang berpengaruh serta terbesar pada jamannya. Sebab dari kota Ende ini banyak melahirkan pemimpin-pemimpin NTT dan beberapa di antaranya menjadi tokoh-tokoh nasional.

Kota Ende juga pernah menjadi pusat pemerintah daerah Flores dan pernah berkedudukan kantor pembantu Gubernur wilayah utara yang meliputi seluruh pulau Flores dan Lembata dalam dinamika pemerintahan.

"Kalau ke Ende belum melihat Danau Kelimutu tentu sangat disayangkan karena terasa belum lengkap," kata Wabup Djafar kepada Anggota DPRD Kediri. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved